getting time...

Sulit Bayar Persalinan, Ibu Jual Pasangan Bayi Kembar

Kamis, 8 Juli 2010 12:10 wib
Dokumentasi Okezone (ilustrasi)
Dokumentasi Okezone (ilustrasi)

GUNUNG KIDUL - Kemiskinan kerap membuat banyak orang tidak mempunyai pilihan hingga rela mengambil sebuah keputusan yang salah.
 
 
Inilah yang dialami pasangan Sarimin dan Suparti, warga Desa Kepek, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
 
Keluarga ini harus rela merelakan salah satu anak kembar yang baru dilahirkan dibeli orang lain lantaran tidak mampu membayar biaya persalinan rumah sakit sebesar Rp5 juta.
 
Karena belum membayar biaya persalinan, bayi kembar mereka sempat tertahan di Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari selama beberapa hari. Untuk menutupi biaya persalinan, pihak rumah sakit meminta agar Suparti merelakan salah satu bayi kembarnya dijual kepada orang lain.
 
Suparti pun mengaku sedih kehilangan salah satu anak kembarnya yang belum sempat diberi nama dibeli orang lain.
 
"Kan miskin nggak punya anu diberi apa-apa itu," jelas ibu bayi yang tak mampu menahan kesedihan.
 
Kisah pilu yang dialami pasangan Sarimin-Suparti menjadi potret buram warga miskin di Indonesia yang dipaksa memilih berpisah dengan darah dagingnya sendiri. Kondisi memprihatinkan seperti ini tak seharusnya terjadi jika ada kepedulian serta tanggung jawab pemerintah daerah setempat memperhatikan nasib warganya.

(Lukas Didit/RCTI/teb)

  • putra » 0 Tanggapan
    seharusnya pihak pemerintah melarang perjual-belian anak.walau itu sebagai alasan biaya. lebih cakap lagi pemerintah setempat membantu meringankan biaya tersebut.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • sehat » 0 Tanggapan
    itu bukan salah siapa2 tapi salah persepsi tentang pengambilalihan bayi.... kemungkinan ibu si bayi tidak mengetahui prosedur pengabdopsian... sangatlah konyol jika pihak rs merekomendasikan penjualan bayi...????
    Beri Tanggapan Laporkan
  • sylvi » 0 Tanggapan
    RS macam apa tuch??? masa nganjurin ke pasien nya buat jual anak nya sendiri!!! kasi keringanan donk!!! pemerintah seharus nya bertindak
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Wied » 0 Tanggapan
    Memprihatinkan yg teramat sangat....di satu sisi masih byk masyarakat yg butuh perhatian pemerintah...pada kemana tuh suara wakil rakyat...???? masih ingat ga dulu minta dukungan suara ama rakyat....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • hyls » 0 Tanggapan
    kok bisa ya RS menyarankan pasien menjual bayinya??padahal kepolisian sedang gencar memberantas kasus penjualan bayi..terlalu
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.