JAKARTA- Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi merilis data mengejutkan tentang institusi Polri. Sejak disurvei mulai 2003 hingga sekarang, institusi Polri selalu berada di peringkat tiga terbawah.
Polri terus berkutat di klasemen bawah bersama institusi DPR dan partai politik yang memiliki tingkat kepercayaan terendah ketimbang insitusi negara lain. “Data terakhir kita Mei 2010 lalu. Polisi tak pernah naik kelas dari 2003 sampai 2010,” ujarnya kepada okezone di Jakarta, Minggu (11/7/2010).
Hasil survei di atas, menunjukkan indikator bahwa persepsi publik terhadap Polri masih rendah. Padahal Polri telah meluncurkan program reformasi internal sejak beberapa tahun lalu. “Belum ada peningkatan prestasi polisi di mata publik sehingga kadar kepercayaan masih rendah,” ujarnya.
Seharusnya, menurut Burhan, bila polisi konsisten dengan pelayanan dan pengabdiannya maka secara otomatis persepsi publik akan berubah. Dia mencontohkan, institusi TNI yang awalnya terpuruk di klasemen bawah, belakangan terus naik posisinya. Bahkan sudah mulai menyamai institusi Kepresidenan.
“Artinya TNI mau berbenah dan itu dilihat oleh publik. Mereka menjaga jarak dengan politik dan lain sebagainya. TNI sekarang berada di rangking teratas. Berbanding terbalik dengan polisi yang tak pernah naik kelas,” ujarnya.
Burhan mengakui parameter survei bisa jadi sangat tergantung oleh persepsi dan pencitraan di masyarakat. Tapi secara umum, publik bertindak sebagai wasit di era demokrasi seperti sekarang.
(ful)