Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Foke Tegaskan Fokus Razia Sindikat Pengemis

Putri Werdiningsih , Jurnalis-Senin, 12 Juli 2010 |13:59 WIB
Foke Tegaskan Fokus Razia Sindikat Pengemis
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta menegaskan rencana penertiban anak jalanan dan gelandangan yang dimulai besok hingga sebulan mendatang difokuskan pada pihak-pihak yang memanfaatkan mereka.

"Saya mengimbau supaya kita lebih fokus pada mereka yang memanfaatkan orang," ujarnya di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (12/7/2010).

Foke, demikian sapaan Fauzi Bowo menjelaskan mereka yang masuk dalam penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) banyak dimanfaatkan secara ekonomi oleh pihak lain. "Ini kan PMKS, sebetulnya banyak juga yang dimanfaatakn oleh pihak pihak tertentu. Bagi pihak itu yang akan jadi fokus penertiban," tandasnya.

Gubernur DKI mengakui fakir miskin dan anak yatim harus dilindungi. Namun jika keberadaannya mengganggu ketertiban umum maka harus ditangani dengan baik. "Memperhatikan fakir miskin dan yatim piatu memang perintah Allah yang harus kita respon dan respek. Tapi pada tidak pada tempat-tempat yang menggangu ketertiban umum," tegas Foke.

Sekadar diketahui, Pemerintah DKI Jakarta akan melakukan penertiban terhadap keberadaan sindikat pengemis di ibu kota mulai pekan ini. Penertiban akan digelar selama satu bulan penuh, mulai 14 Juli-14 Agustus 2010.

Pelaksanaan razia akan melibatkan unsur kepolisian dari unit intel guna menelusuri sindikat pengemis. Karena polisi memiliki kapasitas untuk menentukan mereka yang disinyalir sebagai sindikat. Para sindikat sering menggunakan anak-anak di bawah umur dalam menjalankan aksinya.

(Dadan Muhammad Ramdan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement