Sebelum Tewas Dianiaya, Bayi Jodi Diikat 5 Jam

Amir Tejo - Okezone
Kamis, 15 Juli 2010 17:15 wib
Ilustrasi (Dok. Okezone)
Ilustrasi (Dok. Okezone)

SURABAYA- Meski  membantah telah membunuh Jodi (9 bulan), ternyata Vony, bibi korban, mengaku sudah biasa mengikat sekujur tubuh keponakannya itu sejak berusia enam bulan.

“Tersangka mengaku mengikat Jodi agar tidak nakal,” kata AKP Lukito Kapolsek Dukuh Pakis Surabaya, Jawa Timur, Kamis (15/7/2010).

Kata Lukito, Vony biasanya mengikat Jodi saat ditinggal memasak atau pergi. Namun sebenarnya kebiasaan ini sempat terhenti beberapa waktu lalu. Tapi perlakuan kejam Vony ini kambuh kembali saat anaknya yang bernama Selby memasuki masa sekolah. Selby anak kandung Vony yang masih berusia empat tahun ini sejak Senin lalu masuk sekolah di taman kanak-kanak di sekitar kawasan Darmo Permai.

Nah, saat akan ditinggal mengantarkan Selby, Vonny kembali mengikat Jodi. Jodi diikat di sekujur tubuhnya kemudian dimasukan ke dalam kamar. Jodi ditinggalkan Vony dalam kondisi terikat sejak pukul 09.00 WIB hingga sekira pukul 14.00 WIB.

Saat kembali, Vony bersama dengan Delby menemukan Jodi dalam keadaan menangis terisak-isak. Bayi  mana yang tak akan menangis, jika selama itu diikat sehingga tak bebas bergerak. Vony pun berusaha menenangkan Jodi dengan memberikan minum susu. Namun ternyata Jodi tak juga berhenti dari tangisnya.

Merasa geram dengan kelakuan Jodi yang terus-menerus menangis, Vony memukul kepala dan pinggang korban agar diam. Tangis Jodi tenyata terus berlanjut hingga dini hari.

Yudi Susanto, suami Vony, berusaha membawa Jodi ke RS Vincentius A Paulo di Jalan Diponegoro, Surabaya. Namun sampai di RS nyawa Jodi sudah tak tertolong.  "Saya tidak hafal berapa kali saya pukul. Wajahnya lebam itu karena terjatuh di kamar mandi. Mungkin juga terjatuh saat diikat," aku Vony.

Polisi menjerat Vony dengan UU tentang Perlindungan Anak serta pasal 351 KUHP jucto 338 KUHP. "Tersangka juga dinilai lalai hingga menyebabkan seseorang meninggal dunia," ujar Kapolsek Dukuh Pakis AKP Lukito.
(ful)

  • joe » 0 Tanggapan
    jangan menghakimi,meski tak setuju dengan tindakannya.tapi apa anda tahu bahwa betapa repotnya mengasuh 2 orang anak yang masih kecil sendiri? dalam lubuk hatinya yg paling dalam ia tak ingin kematian Jody.apakah anda juga tahu apa yang selama ini dialami oleh vonny? anda pasti akan juga bersimpati padanya... apa yang terjadi pada vonny bisa terjadi pada siapa pun juga..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • YESSI » 0 Tanggapan
    Perlakuan itu terlalu biadab, tolong jangan dicontoh. kasihan anak yg tak berdosa itu jd korban wanita stresssssssss..................
    Beri Tanggapan Laporkan
  • sumi » 0 Tanggapan
    buat monyeeet vony pastinya ramai yang mendo,a kan eloo dapat balasan,gue juga do,a in elo supaya mati konyol di hari tua elo. buat arwah jodi semoga roh mu tenang bersama roh nya insan2 yang dikasihi allah.amin.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • sumi » 0 Tanggapan
    binatang.binatang binatang!seorang bayi berumur 9 bulan ngga ngerti apa apa vony monyat. gimana kalo kita aja yang iket luuuuuuuu goblag terus kita jemur elu seminggu di bawah terik matahari luu setuju ga nyettt?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Dian Maria » 0 Tanggapan
    sadiiss... orang tua kandungnya sama kejamnya dengan si bibi, jika dengan sengaja meninggalkan si bayi... pemerintah seharusnya lebih awas dengan kejadian ini...rt/rw serta masyarakat harus ikut bersosialisasi dengan lingkungan sekitar... masa anak nangis berjam2 ga ada respon sama sekali... semoga Tuhan mengampuni si pembunuh...sebagai manusia, saya berharap si pembunuh dihukum seberat2nya...orang punya anak, koq bisa bunuh anak orang...ga pantas jadi seorang ibu.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.