Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Batavia Air Turunkan Paksa 2 Penumpang

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Jum'at, 16 Juli 2010 |14:30 WIB
Batavia Air Turunkan Paksa 2 Penumpang
ist
A
A
A

PEKANBARU - Dua penumpang yang kemarin gagal terbang karena mengalami ledakan pada bagian mesin, terpaksa diturunkan paksa oleh pihak maskapai. Hal itu dikarenakan penumpang yang masih trauma memprotes pelayanan penerbangan.
 
 
Dua penumpang yang diturunkan paksa di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru Jumat bernama Anggranita dan Ahmadi, yang menggunakan pesawat pengganti, yakni Boeing 737-400 dengan nomor penerbangan BTV 5641 sekitar pukul 10.00 WIB.
 
Airport Duty Manager SSK Pekanbaru Ibnu Hasan menjelaskan, insiden ini bermula ketika dua dari seratusan penumpang menaiki pesawat. Namun kemungkinan karena masih syok, mereka meminta pihak Batavia untuk memperhatikan mereka waktu di dalam pesawat.
 
Langkah protes ini dilayangkan dua penumpang kepada pramugari. Namun karena terus memprotes akhirnya pihak maskapai pun mengeluarkan mereka dalam pesawat.
 
"Kita tadi sudah fasilitasi mereka untuk berdamai. Insiden ini terjadi, karena bagi kedua penumpang pelayan maskapai tidak memuaskan. Selain itu mereka masih syok. Insiden ini terjadi saat sedang boarding," jelas Ibnu kepada okezone, Jumat (16/7/2010).
 
Karena pihak Angkasa Pura masih memahami situasi tersebut, akhirnya kedua penumpang dibawa lagi ke dalam bandara untuk dinaikan kepada penerbangan Batavia Air berikutnya.
 
Sementara data yang berhasil dihimpun, dari 186 penumpang yang gagal diberangkatkan tadi malam, hanya 137 penumpang yang bersedia kembali terbang ke Jakarta bersama Batavia. Selebihnya masih ada yang syok dan sebagian meminta uang tiket dan terbang dengan pesawat lain.
 
Sementara itu, menurut penumpang Aggranita yang diturunkan paksa, sebenarnya dirinya tidak ngamuk di dalam pesawat. Namun hanya meminta agar pelayan Batavia lebih ditingkatkan.
 
“Seharusnya mereka lebih paham atas insiden tadi malam, kita masih syok karena sekitar satu jam kita bertaruh nyawa. Selain itu, juga barang kami juga terbawa Pesawat Batavia. Kita kesal dengan pelayanan yang ada," ketusnya.
 
Seperti diketahui, tadi malam pesawat Batavia Air jenis Airbus A320 tujuan Pekanbaru, mengalami insiden ledakan sebanyak dua kali pada bagian mesin. Kejadian itu terjadi ketika pesawat baru sekitar 10 menit take off. Ini membuat pilot Muhammad Arpan harus membuang minyak avtur di udara.
 
Pesawat ini terpaksa memutar-mutar di udara selama 1,5 jam, sebelum akhirnya kembali lagi ke SSK Pekanbaru dengan pendaratan darurat.

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement