Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

"Otda Setingkat Kabupaten Dihilangkan Saja"

K. Yudha Wirakusuma , Jurnalis-Rabu, 21 Juli 2010 |03:38 WIB
Ilustrasi (Foto: Heru Haryono/okezone)
A
A
A

JAKARTA - Forum Indonesia Sejahtera (FIS) mengusulkan penghilangkan otonomi daerah (otda) bagi kepala daerah setingkat kabupaten/walikota kepada DPR.
 
"Dalam waktu dekat kita juga mengusulkan kepada Kementerian Dalam Negeri bahkan Presiden," kata ketua presidium FIS Herdarmin Ranadireksa di Jakarta, Selasa (20/7/2010).
 
Mantan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini menegaskan pihaknya juga memberikan masukan agar kepala daerah setingkat provinsi atau gubernur diberikan kewenangan sepenuhnya.
 
Hal tersebut dimaksudkan untuk memangkas prosedur birokrasi di Indonesia dan menghemat anggaran dana negara untuk pemilihan kepala daerah, serta legislatif.
Namun demikian, Hendarmin menambahkan, proses pemilihan gubernur tetap diserahkan kepada masyarakat untuk menunjuk langsung melalui pemilihan kepala daerah.
 
"Karena pemilihan gubernur oleh DPRD maupun Presiden tidak akan menyelesaikan masalah otonomi daerah di Indonesia," ucapnya.
 
Pemberian otonomi daerah kepada bupati/walikota memunculkan fenomena yang tidak sinergis antara pemerintah kabupaten/kota dengan provinsi. Pasalnya, kewenangan bupati/walikota mempersempit tugas gubernur dan kepala 
daerah di kabupaten/walikota berupaya mencari penghasilan asli daerah dengan segala cara untuk membangun daerahnya.
 
"Ini memunculkan praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme hingga ke tingkat kabupaten/kota," timpalnya.
 
Hendarmin membeberkan, terdapat sekitar 373 pemilihan bupati dan DPRD kabupaten, serta 87 pemilihan walikota/DPRD kota selama kurun waktu lima tahun di Indonesia.
 
Terkait adanya kekhawatiran munculnya keinginan untuk
memisahkan diri apabila provinsi diberikan otonomi penuh, Hendarmin
menegaskan proses pemisahan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia
merupakan proses yang tidak mudah karena harus memiliki pengakuan dari dunia internasional.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement