getting time...

Nyasar di Depok, Cecep Tak Tahu Jalan Pulang

Marieska Harya Virdhani - Okezone
Rabu, 21 Juli 2010 14:36 wib
Ilustrasi
Ilustrasi

DEPOK - Cecep, bocah berusia tujuh tahun kini harus bermalam di kantor Dinas Sosial Kota Depok, setelah sejak Jumat pekan lalu ditemukan tengah kebingungan oleh seorang warga di wilayah Beji, Depok.

Cecep diduga tersasar setelah pergi meninggalkan rumahnya dengan membawa sebuah tas di punggungnya, yang berisikan pakaian lengkap dan handuk.

Menurut pengakuannya, Cecep tinggal di wilayah sekitar Depok Baru dan sampai ke wilayah Beji dengan menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL). Dengan sedikit tersendat-sendat akibat kesulitan berkomunikasi, Cecep mengaku, belum bersekolah dan pergi dari rumah karena bosan.

“Belum sekolah, di rumah bosan, nama ibu Iyen, nama bapak Bily, mau pulang ke Depok Baru, lupa rumahnya,” tuturnya kepada wartawan sambil menunjukkan isi tasnya, Rabu (21/07/10).

Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Depok Tinte Rosmiati mengatakan, berdasarkan pengakuan Cecep, pihaknya juga sudah mencari jejak Cecep ke Depok Baru hingga ke wilayah Bogor. Namun, kata Tinte, Cecep termasuk anak yang hiperaktif sehingga kurang fokus dalam berkomunikasi.

“Cecep ditemukan warga di Beji pada Jumat petang, lalu dibawa ke Polres Depok hingga diserahkan kepada kami. Kami sudah berusaha pulangkan Cecep, tapi dia tak ingat di mana tempat tinggalnya, agak hiperaktif, jadi kami kesulitan berkomunikasi, kami menduga dia bukan dari Depok, tapi dari luar Depok,” kata Tinte.

Selain tas dan sepatu, Cecep juga membawa sejumlah uang di saku celananya sebanyak Rp8 ribu dari hasil pemberian orang lain. Dinas Sosial dan Tenaga Kerja kota Depok memastikan, Cecep akan dikirim ke panti sosial Bambu Apus, Jakarta sebagai anak negara bila tidak ditemukan keluarganya dalam waktu satu minggu.
(lsi)