JAKARTA - Secara berkala, lembaga survei Webometrics melakukan pemeringkatan terhadap ratusan website universitas di dunia, termasuk Indonesia.
Dalam mengukur website domain institusi, Webometrics menetapkan empat kriteria yaitu visibility, website page size, rich files, dan Google scholarship.
Visibility merupakan jumlah eksternal link yang unik (backlink) yang diterima oleh domain web universitas (inlinks) yang tertangkap oleh empat search engines (Yahoo, Google, Live Search/bing, dan Exalead). Visibility ini menyiratkan besarnya impact factor terhadap sebuah website/repositori.
Website page size menunjukkan jumlah halaman website yang tertangkap oleh empat search engines (Google, Yahoo, Live Search/Bing, dan Exalead). Size atau ukuran dari domain web universitas adalah merupakan kombinasi dari jumlah halaman website yang online dari website tersebut (.html dan non html) dan jumlah sub-domain.
Rich Files merupakan jumlah file dokumen (Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps), Microsoft Word (.doc), dan Microsoft Powerpoint (.ppt), namun tidak termasuk xls atau latex atau tex) yang online di bawah domain website universitas yang tertangkap oleh empat search engines (Yahoo, Google, Live Search/bing, dan Exalead). Rich files ini sangat relevan karena menunjukkan komitmen Universitas untuk scholarly communication terhadap publik.
Google Scholarship menunjukkan jumlah paper dan sitasi yang tertangkap di Google Scholar (http://scholar.google.com) untuk setiap domain website universitas. Kebanyakan file-file dokumen (PDF, DOC, atau PPT) dapat terindeks dengan mudah di Google Scholar.
Berdasarkan empat kriteria tersebut, hasil survei yang dirilis 19 Juli lalu menunjukkan, Institut Teknologi Bandung (ITB) meraih posisi pertama untuk tingkat nasional dan peringkat 569 dunia.
10 situs universitas terbaik versi webometrics adalah
1. ITB: peringkat 569 dunia
2. Universitas Gadjah Mada (UGM): peringkat 611 dunia
3. Universitas Indonesia (UI): peringkat 789 dunia
4. Universitas Gunadarma: peringkat 813 dunia
5. Universitas Kristen Petra: peringkat 1117 dunia
6. Institut Pertanian Bogor (IPB): peringkat 1127 dunia
7. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya: peringkat 1348 dunia
8. Universitas Airlangga (Unair): peringkat 1474 dunia
9. Universitas Diponegoro (Undip): peringkat 1517 dunia
10.Universitas Sebelas Maret: peringkat 1520 dunia
Hasil survei terakhir Webometrics menunjukkan, saat ini setidaknya 50 situs perguruan tinggi Indonesia makin dikenal dunia. Peringkat tersebut memang tidak bisa dijadikan tolak ukur kualitas pendidikan di universitas bersangkutan, tetapi setidaknya menjadi representasi masing-masing perguruan tinggi sehingga memacu mereka menjadi lebih baik. Selamat!
(rhs)