getting time...

RS Thamrin Tahu Ada Perampokan dari Media

Tri Kurniawan - Okezone
Kamis, 22 Juli 2010 17:29 wib
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Sampai saat ini pihak RS Thamrin Internasional mengaku belum menerima laporan resmi dari korban perampokan di lift rumah sakit tersebut seperti banyak diberitakan media massa.

"Sampai saat ini kami belum mendapat laporan resmi bahwa ada perampokan. Pihak RS tahunya dari media," ungkap Koordinator Keamanan RS Thamrin Internasional Hartati kepada okezone, Kamis (23/7/2010).

Dia menjelaskan, pihaknya sudah koodinasi dengan petugas keamanan yang berjaga di setiap lantai. "Mereka mengatakan, tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan apalagi sampai mengeluarkan darah," terang Hartati.

Dia memaparkan, menurut keterangan Asri yakni korban perampokan, kejadian itu berlangsung sekira pukul 10.00 WIB. "Padahal jam besuk di rumah sakit ini mulai pukul 12.00 WIB. Di luar jam besuk, kami tidak membolehkan orang lain mendatangi pasien," tandasnya.

Hartati mengaku, memang tidak ada penjagaan di dalam lift, hanya ada di setiap lantai. "CCTV pun hanya ada di setiap lantai persis di depan lift," imbuhnya.

Seperti diberitakan media massa, karyawati tersebut berusaha dirampok oleh seorang laki-laki, saat dirinya berniat membesuk kawannya yang dirawat di lantai tiga. Upaya perampokan sendiri terjadi saat lift bergerak dari lantai satu ke lantai dua.

Namun upaya perampokan tersebut gagal, saat lift berhenti di lantai dua. Karyawati tersebut berhasil mempertahankan tas yang akan dirampasnya, sementara pelaku langsung melarikan diri saat pintu lift terbuka. Parahnya, sebelum melarikan diri, pelaku sempat melakukan kekerasan terhadap korban. Pelaku nampaknya kesal, karena tak berhasil melakukan niat jahatnya.
(ram)