Polisi Usut Video Bokep "SMA Santo Luis"

|

ilustrasi

Polisi Usut Video Bokep

BLORA - Setelah beredar luas di masyarakat sejak hari minggu kemarin, Polres Blora langsung turun tangan dengan mencari data serta mengidentifikasi keberadan video dengan mendatangi sekolah yang diduga memiliki anak didik yang telah berbuat mesum.

 

Dari hasil penyidikan sementara, pihak sekolah mengelak jika pemeran video tersebut muridnya. Namun, polisi tetap memproses lanjut untuk menemukan pemeran serta penyebar video berdurasi sekitar delapan menit tersebut.

 

Rabu pagi ini, tim identifikasi dari Polres Blora mendatangi SMA Katolik Santo Luis Cepu yang diduga menjadi sekolah dari dua pelaku pemeran video mesum yang menggegerkan masyarakat Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

 

Berdasar informasi yang berkembang di lapangan, polisi yang berjumlah lima orang tersebut kemudian menghimpun data dengan meminta keteragan dari pihak sekolah mengenai video mesum tersebut.

 

Selain dimintai keterangan seputar siswa, pihak sekolah yang diwakili Wakasek Bidang Kesiswaan didampingi guru bidang studi juga melihat dengan seksama video mesum yang sangat tidak pantas dilakukan seorang murid SMA, terlebih adegannya sangat vulgar seperti layakya suami istri.

 

Setelah melihat serta mengamati video, Stephani Widowati Wakasek Kesiswaan SMA Santo Louis Cepu mengelak jika seseorang yang berada di video terseut adalah muridnya. Dia menyakini itu karena melihat seragam serta wajah si pemeran dalam video it.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, telah beredar luas video mesum yang diduga diperankan oleh salah satu murid SMA swasta di Cepu. Dalam video tersebut terlihat seorang siswa perempuan melakukan adegan layaknya suami istri dengan pasangannya yang sama-sama pelajar, mulai dari awal berpakaian hingga telanjang tanpa busana.

 

Lokasi pengambilan gambar diduga diambil di sebuah kamar kos yang kosong. Mengingat di sekitarnya tampak terlihat pakaian yang tergantung layaknya kamar kos serta pintu yang terbuka.

 

Tim identifikasi Polres Blora yang datang tetap mengambil data meski pihak sekolah dengan keras mengelak. Sekalipun di dalam file video tertulis SMA Katolik Cepu 3gp. Untuk itu, tim akan terus bergerak menyelidiki asal-usul serta siapa penyebar video tersebut.

(teb)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    SDA Yakin Muktamar Jakarta Sah