tragedi sukhoi

Kerja Sama Militer RI-Rusia untuk Mengimbangi AS

Ajat M Fajar - Okezone
Kamis, 29 Juli 2010 08:12 wib
(Foto: Heru Haryono/okezone)
(Foto: Heru Haryono/okezone)

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) mendorong kerja sama teknis militer Indonesia dan Rusia. Selain memperkuat militer, kerja sama ini juga dalam rangka mengimbangi kerja sama militer dengan Amerika Serikat agar TNI menjadi kuat.

“Dengan sendirinya akan memperkuat militer kita galang kerja sama militer dengan negara-negara sesama,” ujar Ketua Komisi I Kemal Azis Stamboel saat kepada okezone di Jakarta , Kamis (29/7/2010).

Menurutnya, dalam hal tersebut anggota DPR RI melalui Komisi I telah membahasnya dengan pemerintah yaitu dengan Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, dan Menteri Hukum dan HAM selama dua hari ini.

“Kami sudah bahas ini kemarin dan tadi kami sudah yang kedua,” ungkap Kemal.

Lebih lanjut, Kemal menjelaskan dalam sebuah kerja sama militer, ada dua perjanjian, antara lain perjanjian teknis dan pertahanan militer.

“Kalau teknis militer itu lebih kepada tingkatan teknisnya seperti pertukaran perwira dan menyekolahkan perwira kita. Sedangkan pertahanan itu lebih kepada pertahanannya,” beber Kemal.

Selain itu, kata dia, pemerintah sudah melakukan kerja sama militer dengan Rusia sejak 2003 lalu dan samapai saat ini masih terus berjalan. Namun untuk lebih menguatkan kekuatan TNI, DPR mendorong kembali kerja sama tersebut melalui Peraturan Presiden.

“Pemerintahan sekarang juga sudah menjalankan kerja sama itu dengan baik dan sampai saat ini masih terus berjalan,” tandasnya.

(ton)

  • anak gila » 0 Tanggapan
    Maap pak komandan...nanti kalo kerja sama militer ama AS n Rusia udah berjalan baik, jgn lupakan militer China ya pak, so furthermore militer Indonesia bisa nyerap ilmu banyak tuh dari 3 terbesar kekuatan militer di dunia n moga2 TNI makin kuat kedepannya...amin...
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.