getting time...

Video Beredar di Internet

Lagi, Korban Tabrak Lari Polisi Lapor Komnas HAM

Ajat M Fajar - Okezone
Kamis, 29 Juli 2010 09:54 wib
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Korban penabrakan mobil polisi yang beredar di dunia maya akan mendatangi Komnas HAM untuk melaporkan kejadian penabrakan tersebut sehingga ditindaklanjuti secara hukum.

“Kita ingin menyampaikan ke Komnas HAM bahwa ini (video) bukti kejadian yang terjadi pada waktu itu,” ujar salah satu perwakilan dari Bendera Adian Napitupulu saat dihubungi okezone, Kamis (29/7/2010).

Menurut dia, sebenarnya pada waktu itu tepat setelah kejadian pada tahun 2008 lalu pihak korban penabrakan pernah meminta kepada Komnas HAM untuk menindaklanjuti hal tersebut. Namun, minimnya alat bukti maka kasus ini tidak berjalan dengan baik.

“Karena pada waktu itu keterangan yang diberikan dari para saksi mata atau rekan-rekan mereka diangkat kurang kuat sebagai alat bukti, dan kita juga bersyukur setelah dua tahun bukti itu (video) ada,” katanya.

Dia menceritakan mahasiswa yang menjadi korban penabrakan sampai saat ini masih hidup. Namun, kata Adian, korban mengalami cacat fisik. Tempurung kakinya pecah akibat ditabrak.

Untuk itu, hari ini sekira pukul 11.00 WIB, korban dan pengacara akan kembali mendatangi Komnas HAM untuk melaporkan lagi kejadian tersebut. “Nanti ada korban, pengacara dan perwakilan lainnya datang ke Komnas HAM itu sekira ada 50 orang,” katanya.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa pada Selasa 27 Juli lalu di dunia maya sempat beredar video penabrakan sebuah mobil polisi terhadap seseorang sampai terpental. Setelah menabrak orang tersebut, mobil itu langsung bergegas pergi meninggalkan korbannya.

Sementara itu, pihak kepolisian saat dikonfirmasi atas video tersebut berjanji akan menyelidiki kasus itu. Polisi akan mengecek keaslian video itu dan siapa orang yang menyebarkan ke dunia maya, sehingga menjadi perbincangan banyak orang.
(ram)