Putusan PK MA Soal Parkir Mengikat Personal

Kamis, 29 Juli 2010 11:49 wib | Putri Werdiningsih - Okezone

Putusan PK MA Soal Parkir Mengikat Personal  Ilustrasi JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) menyatakan keputusan peninjauan kembali (PK) yang mengabulkan permohonan Anny R Gultom atas kehilangan kendaraan di tempat parkir bersifat personal.

Namun keputusan tersebut menjadi yurisprudensi kasus serupa sehingga masyarakat bisa mengambil langkah yang sama menggugat ke pengadilan. 

"Tidak, itu kan gugatan personal. Jadi putusan itu tidak serta merta berlaku untuk penggantian kendaraan yang lain. Tapi siapa pun yang masih memiliki karcis, memegang kunci, dan tanda bukti yang sah, ia dapat melakukan hal yang serupa," papar Kepala Bagian Humas MA Andri Kristianto Sutrisno kepada okezone, Kamis (29/7/2010).

Menurut dia, putusan itu bisa menjadi yurisprudensi bagi kasus serupa. "Yurisprudensi di sini berarti masyarakat yang kehilangan kendaraan di tempat parkir dapat mengajukan gugatan ke pengadilan," jelasnya.

Andri mengatakan, dengan adanya putusan MA ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi perbaikan peraturan tentang perparkiran di Jakarta. Apakah hal ini juga bisa berlaku untuk parkir on street yang dikelola oleh pemerintah atau hanya untuk pihak swasta?

"iya, ini sama saja untuk semuanya. Mengacu pada Undang-undang konsumen yang setiap pengelola parkir baik itu yang dikelola melalui retribusi atau swasta tetap harus melindungi hak-hak konsumen," tandas Andri. (ram)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »