tragedi sukhoi

Rekening Gendut Petinggi Polri

IPW: SBY Panggil Kapolri, Bukan Solusi

Dede Suryana - Okezone
Jum'at, 30 Juli 2010 08:06 wib
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pekan lalu memanggil Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri meminta penjelasan soal rekening gendut petinggi Polri. Apakah ini solusi penyelesaian kasus tersebut?

Koordinator Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai hal itu sebatas retorika dan tidak akan berpengaruh signifikan pada penyelesaian kasus dugaan mafia kasus tersebut.

Sebab, kata Neta, Polri sudah berulang kali membantahnya. Salah satunya dikatakan langsung oleh Kapolri saat rapat dengar pendapat bersama DPR. “Ini kasus lama sebenarnya. Bahkan sejak (Kapolri Jenderal) Sutanto kasus ini sudah ada, tapi terus dibantah,” jelasnya saat berbincang dengan okezone, Jumat (30/7/2010).

Kenapa Presiden memanggil Kapolri, menurut Neta, karena masyarakat tetap tidak percaya dengan bantahan Polri selama ini. Presiden gusar dan meminta polisi menjelaskan kepada publik duduk perkara persoalan ini.

“Karena penyelesaiannya memang tidak transparan. Kalau pun memang benar seperti yang dibantah selama ini (rekening gendut itu tidak), kenapa tidak secara transparan dijelaskan kepada masyarakat,” ujarnya.

Satu-satu jalan keluar untuk mengusut kasus rekening gendut petinggi Polri, usul Neta, Presiden harus membentuk tim khusus di luar Polri. “Tak perlu memanggil Kapolri, seharusnya Presiden membentuk tim,” katanya.
(ded)

  • coryna betsy » 0 Tanggapan
    Saya teringat dengan pernyataan mantan Jagung yang menyatakan bahwa dari dahulu kala belum pernah Polri berkata jujur dan belum pernah minta maaf jika terlanjur bersalah. Kalau pernah, tolong katakan. Kapan? Dimana? Logis jika rakyat semakin tdk dipercayai.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.