getting time...

FBR & Warga Rempoa Bakal Gelar Perundingan

Taufik Hidayat - Okezone
Minggu, 1 Agustus 2010 10:51 wib
Ilustrasi (Dok. Okezone)
Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA- Guna mengeliminir eskalasi konflik, pihak kepolisian dalam waktu dekat akan mempertemukan para tokoh masyarakat dari elemen Forum Betawi Rempug (FBR) dengan warga Rempoa, Ciputat.

Rencana pertemuan ini dilontarkan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Gatot Eddy kepada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Minggu (1/8/2010).

“Kita akan proses hukum dulu yang terbukti melakukan tindak pidana. Ke depan kita juga akan mempertemuakan kedua kelompok ini supaya tidak terjadi bentrok lagi,” ujarnya.

Putra mantan Wapres Try Sutrisno itu menjelaskan, pihaknya telah menahan 32 orang yang diduga terlibat dalam aksi perusakan dan penganiayaan serta sejumlah barang bukti. “Mereka masih kita periksa di mapolres,” ungkapnya.

Seperti diketahui, bentrok antara FBR dengan warga Rempoa terjadi tadi malam. Diduga bentrok dipicu aksi pencabutan bendera FBR.

(ful)

  • Ahlani » 0 Tanggapan
    Bendera..........??? emangnya negara ini namanya FBR. Pemerintah Indonesia sepertinya takut sama negara FBR makanya bendera FBR berkibar dimana-mana, yang nurunin bakal dihajar, polisi juga ngak berani nurunin bendera FBR meskipun itu bendera bikin kotor Jakarta.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • tulus » 0 Tanggapan
    gak cukup didamaikan gan. konflik gini dipicu arogansi kelompok. jd yg bener tuh dievaluasi lagi keberadaan ormas-ormas sejenis. nyang kerjanya bikin rusuh, gak ada jalan laen "bubarin". Masa' aparat dan pemerintah takut bubarin nyang ginian ? ato emang di piara ? gak ada kontribusi positif untuk masayarakat selain bikin rusuh n nakutin warga.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • PALE CINTA DAMAI » 0 Tanggapan
    Percuma..! perkumpulan orang2 dengan kelakuan Gangster lebih baik dibubarin aja, ngapain polisi ngedamaiin...? Mending di tangkapin aja pemimpin sama anggota2nya perkumpulan2 macam itu. Gak Mutu....!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.