Bentrok Ormas di Bali Diduga Aksi Balas Dendam

Bentrok Ormas di Bali Diduga Aksi Balas Dendam
DENPASAR - Aksi bentrok dua ormas besar di Bali diduga dilatarbelakangi aksi balas dendam, menyusul insiden penusukan yang dialami korban Agung Suryawan (31) saat dugem di Diskotek Five Star, Senin dinihari tadi.
 
Seperti diketahui, Suryawan mendapat luka tusuk hingga menembus usus sehingga ia harus menjalani operasi di Rumah Sakit Kasih Ibu, Jalan Teuku Umar, Denpasar.
 
Dari informasi yang dikumpulkan, pascaperistiwa penusukan tersebut beredar kabar bakal ada aksi penyerangan dari rekan rekan korban yang tidak terima atas kejadian tersebut.
 
Bentrok yang melibatkan puluhan pria berbaju serba hitam lengkap dengan senjata tajam itu, diduga bermotifkan balas dendam. Korban yang seorang pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Badung tersebut mengalami luka cukup parah setelah ditusuk pelaku yang diduga merupakan anggota sebuah ormas besar.
 
Karena itulah sejumlah rekan korban bergerak mencari pelaku, namun hal itu sudah diketahui kelompok pemuda lainnya yang sudah lebih dulu dan mempersiapkan diri saat terjadi bentrok fisik tersebut.
 
Bentrok fiksik yang terjadi di siang bolong itu cukup mengejutkan warga. Beberapa warga ketakutan melihat kedua kelompok pemuda itu saling kejar-kejaran dan saling tebas.
 
Salah seorang korban dalam bentrok massa tersebut adalah Ni Ketut Nini (32) warga Jalan Jayagiri, Denpasar yang menderita luka tusuk di perutnya. "Tadi dia sudah menjalani operasi masih di rumah ICU, belum tahu di ruangan apa nantinya dirawat," kata seorang petugas di IRD RSUP Sanglah, Denpasar, Senin (2/8/2010).
 
Sedangkan satu korban lainnya yang juga terluka akibat terkena sabetan senjata tajam hingga kini belum diketahui identitas dan dimana dirawat. "Tadi yang masuk ke sini satu korban saja, mungkin korban lainnya masuk ke rumah sakit lain," kata petugas tadi.
 
Sementara itu, Kasatreskrim Poltabes Denpasar Kompol M Arif Sugiarto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus bentrok tersebut. "Anggota masih di lapangan belum ada yang melapor tuh," kata Arif.
 
Disinggung soal penanganan kasus penusukan Suryawan di Diskotek Five Star, Arif menyatakan pihaknya sudah menangkap pria yang diduga sebagai pelaku. Pria tersebut kerap disapa Jeping. "Kami masih dalami keterangan dia yang diduga sebagai pelaku," ujar Arif.
 
Seperti diketahui, dua kelompok pemuda dari ormas berbeda terlibat bentrok fisik di jalan Nangka Utara, Denpasar, mengakibatkan dua orang dilarikan ke rumah sakit setelah luka parah disabet pedang, Senin siang.
 
"Ada dua orang terkena sabetan senjata tajam langsung dilarikan rumah sakit," ujar petugas kepolisian di temui di lokasi.
 
(teb)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pasca-Lengser, SBY Akan Sungkem ke Orangtua