JAKARTA - Target terorisme disebut-sebut kini beralih dari tempat umum ke simbol negara yaitu Presiden. Hal ini sebenarnya telah diprediksi sejak lama.
Demikian dikatakan pengamat intelejen, Wawan Purwanto saat dihubungi okezone, Minggu (15/8/2010).
“Sebenarnya ini sudah terprediksi dan bukan hal yang mengagetkan,” terang Wawan.
Seperti diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah dua kali mengungkapkan adanya ancaman teroris terhadap dirinya. Terakhir, Presiden mengungkapkan hal ini dalam kunjungannya kunjungan di Secata Rindam III/Siliwangi, Pangalengan, Sabtu 7 Agustus lalu. Presiden mengaku mendapat laporan dari tim pengamanan bahwa ada ancaman teroris di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Wawan menilai, ini merupakan suatu pertanda bahwa mereka sudah mulai menyerang apa yang menghalangi tindakannya.
“Selanjutnya yang harus dipikirkan adalah bagaimana dipersiapkannya sistem pengamanan yang memadai,” pungkas dia.
(lsi)