JAKARTA - Polisi hingga kini masih memeriksa tiga pria yang ditangkap saat melakukan pemotretan Hotel Ritz Carlton di Mega Kuningan, Minggu 15 Agustus sore kemarin. Namun dari pemeriksaan, belum ditemukan indikasi keterlibatan jaringan terorisme terhadap ketiganya.
"Sejauh ini belum ada indikasi mengarah ke sana (teroris). Mereka hanya iseng foto-foto," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Senin (16/8/2010).
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror setelah sebelumnya sempat dibawa ke Mapolres Jakarta Selatan.
Dengan tidak adanya indikasi kegiatan terorisme, ketiga pria yang disebut masih berusia remaja itu berpeluang untuk dilepaskan. "Mereka tidak ada keterkaitannya dengan jaringan teroris. Mereka hanya iseng saja mau foto-foto di situ. Kebetulan rumahnya di dekat situ, di belakang situ. Nggak ada kaitannya dengan teroris," kata Kadensus 88 Polda Metro Jaya, AKBP Romano Angesta Yoyol saat dikonfirmasi wartawan.
Ditambahkannya, ketiga pria tersebut hingga kini masih diperiksa Densus. Namun belum diketahui secara pasti kapan mereka akan dibebaskan.
"Mereka juga masih kecil-kecil. Mereka hingga kini masih diperiksa sebagai saksi," tutupnya.
Sebelumnya, tiga orang pria diamankan setelah kedapatan melakukan aksi pemotretan di depan Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, sekira pukul 15.00 WIB sore kemarin.
Ketiganya, masing-masing bernama Khaerudin, Wasit, dan Munasir itu kini mendekam di rutan Mapolda Metro Jaya. Kasus inipun telah diserahkan ke Densus 88 untuk didalami lebih lanjut.
(hri)