10 Kapal Patroli Siaga di Perbatasan Perairan Kepri

Banda Haruddin Tanjung - Okezone
Jum'at, 20 Agustus 2010 04:00 wib
Kapal perang Indonesia (Foto: Koran SI)
Kapal perang Indonesia (Foto: Koran SI)

PEKANBARU - Kepolisian Daerah Kepulauan Riau menyiagakan sepuluh kapal patroli untuk mengawasi wilayah perbatasan dari ulah nakal negara tetangga seperti Malaysia.

Hal ini dilakukan karena hingga saat ini belum ada aturan batas laut teritorial antara Indonesia dengan Malaysia. “Sepuluh kapal patroli selalu kita gunakan untuk mengamankan teritorial perairan," kata Direktur Polisi Air Polda Kepri, AKBP M Yasin Kosasih Kamis, (19/8/2010).

Kesepuluh kapal patroli tersebut, kata Yasin dilengkapi dengna alat GPS yang bisa memetakan wilayah perairan di batas terluar. Selama ini perbatasan Kepri sering dijadikan pintu masuk penyelundupan pakaian bekas, elektronik dan lainnya dari negara tetangga.

GPS sendiri bisa memberi sinyal berupa cahaya yang terang jika petugas melewati batas wilayah. Selain itu yang selalu menjadi bekal mengetahui perbatasan periran adalah dengan mengunakan peta dan kompas

“Kajahatan yang paling menonjol diperiran adalah penyendupan. Mereka berasal dari Vietnam, Singapuran dan lainya,” tandasnya. (frd)

 
(hri)

  • surya » 0 Tanggapan
    Okezone banyak sekali typo errornya. Selain selalu menulis "sekitar" menjadi "sekira", dalam setiap artikel juga rata-rata ada 3 kesalahan tulisan. Di artikel atas, saya menemukan "dengna" dan "penyendupan". Mohon diperhatikan lagi penulisan beritanya, agar pembaca tidak kecewa.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Max » 0 Tanggapan
    kenapa cuman daerah itu aja yang di jaga ketat???? kalo ada yang nakal di tempat lain gimana???? giliran udah di ganggu baru di perketat...kenapa ga dari dulu dijaga ketat.....mudah-mudahan negara kita Indonesia bisa maju dikemudian hari....secepatnya deh
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Kamal Tanudjaya » 0 Tanggapan
    Sudah ada kejadian yg memalukan baru siaga..biasanya cuek bebek aja
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.