tragedi sukhoi

Dalami Ilmu Hitam, Tukang Pijat Bunuh Kopassus

Senin, 23 Agustus 2010 14:54 wib
ilustrasi
ilustrasi

SOLO – Seorang tukang pijat tradisional bernama Yulianto ditangkap polisi karena membunuh banyak orang. Selain menjadi tukang pijat, Yulianto diketahui tengah mendalami ilmu hitam.
 
Cara pembunuhan yang dilakukan Yulianto terbilang sadis. Dia membunuh saat tengah memijat korban. Setelah dibunuh, para korban pun langsung dikuburkan di dapur rumahnya. Bahkan, dari sekian banyak korban, salah satunya adalah anggota Kopassus yang namanya belum diketahui.
 
Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan di rumah pelaku yang beralamat di Dusun Kragilan, Pucangan, Kartosuro, Sukoharjo. Warga nampak beramai-ramai menyaksikan rumah pembantaian yang sudah dilingkari garis polisi tersebut.
 
Dari hasil pemeriksaan, polisi berhasil menemukan dua tulang belulang yang diperkirakan sudah dikubur sejak satu tahun lalu. Kerangka tersebut diperkirakan berusia 40-65 tahun. Selain itu, polisi juga menemukan sandal jepit berukuran 9 dan sebuah celana pendek yang diyakini milik korbannya.
 
Hingga kini, aparat kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait aksi sadis Yulianto. Saat ini, polisi di lapangan mengaku masih fokus mencari kerangka korban lainnya.

(Bramantyo/Trijaya/teb)

  • mahrus kalisat » 0 Tanggapan
    kasus di atas mengingatkan kita pada seorang yang berasal dari jombang
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Morang » 0 Tanggapan
    Kasus ini mengingatkan kita akan dukun Suraji yang menjagal puluhan orang di langkat (Sumut) beberapa tahun yang lalu. Disusul oleh Ryan Sang Penjagal dari Jombang. Pertanyaannya, benarkan tengah dalami ilmu hitam atau hanya sekedar untuk mendapatkan uang. Pengusutan pihak berwajiblah yang akan mengungkapkan.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.