getting time...

Puluhan Calhaj Blitar Mengundurkan Diri

Rabu, 25 Agustus 2010 20:28 wib

BLITAR - Sedikitnya 20 orang calon jamaah haji (calhaj) Kabupaten Blitar mengundurkan diri dari pemberangkatan haji tahun 2010 dengan alasan belum melunasi kekurangan Biaya Pemberangkatan Ibadah Haji (BPIH).

“Mereka menyampaikan kabar pengunduran diri itu secara tertulis dan lisan ke Depag,“ ujar Kasi Haji dan Umroh Departemen Agama (Depag) Kabupaten Blitar Miftachudin kepada wartawan, Rabu (25/8/2010).

Untuk menggenapi kekurangan kuota, Depag mengisi calhaj tahun 2011 yang berada pada daftar tunggu urutan pertama. “20 calhaj urutan pertama pemberangkatannya dimajukan dari tahun 2011 menjadi 2010,“ terangnya. 

Sesuai kuota,  jumlah total calhaj Kabupaten Blitar yang resmi bertolak ke tanah suci tahun 2010 sebanyak 708 orang. Sementara kuota calhaj untuk propinsi Jawa Timur sebanyak 34.708 orang.

Kendati sudah utuh sesuai kuota, jumlah calhaj Kabupaten Blitar yang sudah melunasi ongkos ke Mekah baru 75 persen. Dari ketentuan biaya 3.432 USD atau sekitar Rp30 juta-Rp31 juta/calhaj, rata-rata setiap calhaj masih menanggung kekurangan Rp10 juta.

Untuk pelunasan, lanjut Miftachudin, Depag memberi toleransi waktu hingga 30 Agustus 2010. “Namun jika 30 Agustus 2010 belum terpenuhi, biasanya Depag masih memberi toleransi lagi hingga 7 hari berikutnya,“ paparnya.

Sebagai antisipasi agar hal itu tidak terjadi, ke depannya Depag mewajibkan setiap Calhaj membayar minimal Rp25 juta. Sementara sebelumnya, untuk memperoleh satu jatah kursi setiap calhaj cukup membayar Rp20 juta.

“Harapan kami untuk yang akan datang akan lebih baik, “paparnya.

Berdasarkan data Depag, kuota calhaj Kabupaten Blitar yang dipastikan berangkat ke tanah suci berada pada rentang waktu mulai 2010 hingga 2017. Kendati demikian, jumlah calhaj yang masuk daftar tunggu untuk tahun berikutnya (2018- keatas) sudah mencapai ribuan orang.

“Mereka ini rata-rata sudah membayar di bawah Rp 10 juta,“ pungkasnya.



(Solichan Arif/Koran SI/crl)