getting time...

Garuda Indonesia Siap Terbangkan 116.789 Jemaah

Dede Suryana - Okezone
Kamis, 26 Agustus 2010 11:44 wib
Pesawat Garuda Indonesia (Foto: Koran SI)
Pesawat Garuda Indonesia (Foto: Koran SI)

JAKARTA - Garuda Indonesia siap menerbangkan sebanyak 116.789 jemaah Indonesia pada musim haji 2010/1431H. Semuanya tergabung dalam 300 kelompok terbang (kloter) dan akan diterbangkan mulai 12 Oktober 2010 mendatang.

Untuk mengantisipasi banyaknya calon jemaah yang tidak mampu berbahasa Indonesia, Garuda juga telah menyiapkan awak (crew) kabin yang 90 persen direkrut dari daerah.

“Ini bagian dari pelayanan Garuda Indonesia kepada para jemaah untuk mengatasi kendala komunikasi (bahasa), mengingat sebagian jemaah hanya mampu berbahasa daerah,” kata VP Corporate Secretary PT Garuda Indonesia Pujobroto dalam rilis yang diterima okezone, Kamis (26/8/2010).

Seluruh awak kabin yang berjumlah 814 orang dan 725 di antaranya berasal dari daerah ini, lanjut Pujo bakal melayani 116.789 jemaah musim haji 2010M/1431H. Untuk fase pertama pemberangkatan mulai 12 Oktober sampai 10 November 2010.

Sementara fase kedua pemulangan, akan berlangsung 21 November sampai 20 Desember 2010. “Khusus embarkasi Medan, Jakarta dan Surabaya, dilaksanakan penerbangan langsung ke Madinah yaitu fase I pada 12 sampai 26 Oktober 2010, dan fase II pada 06 sampai 21 Desember 2010,” jelasnya.

Jemaah yang tergabung dalam 300 kelompok terbang (kloter) ini berasal dari 10 embarkasi, yaitu embarkasi Banda Aceh 3.984 jemaah (12 kloter), Padang 7.523 jemaah (21 kloter), Palembang 7.378 jemaah (21 kloter), Jakarta 22.152 jemaah (49 kloter), Solo 33.382 jemaah (88 kloter), Surabaya 8.645 (19 kloter), Banjarmasin 5.046 jemaah (15 kloter), Balikpapan 5.352 jemaah (15 kloter) dan Makassar 14.998 jemaah (42 kloter), Medan 8.328 jemaah (18 kloter).


Pesawat yang digunakan, Pujo menjelaskan, Garuda Indonesia akan mengoperasikan 15 pesawat berbadan lebar terdiri pesawat B-747 (4), B-767 (1) A-330 - 300 (6) dan A-330-200 (4).

“Pesawat-pesawat yang dioperasikan tersebut rata-rata berusia muda dan bahkan ada pesawat yang diproduksi pada tahun 2009,” kata dia.

Mengenai barang bawaan, Pujo berharap, agar jamaah mematuhi ketentuan yang disepakati Departemen Agama dan Garuda Indonesia, yaitu barang bawaan tidak melebihi berat 32 Kg, baik saat keberangkatan menuju Jeddah atau Madinah maupun kepulangan ke Tanah Air.

“Barang bawaan tersebut terdiri dari kopor, satu tas tentengan di kabin dan tas paspor. Garuda akan memberikan secara cuma-cuma lima liter air zam-zam kepada setiap jemaah di Bandara debarkasi Indonesia,” pungkasnya.
(ded)

Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.