tragedi sukhoi

Inggris & Australia Tak Akan Bantu Malaysia

TB Ardi Januar - Okezone
Rabu, 1 September 2010 14:34 wib
Dokumentasi Seputar Indonesia
Dokumentasi Seputar Indonesia

JAKARTA – Kabar akan intervensinya sejumlah negara terkait konflik yang melanda Indonesia-Malaysia santer beredar. Namun, sejumlah kalangan juga tidak percaya jika hal itu terjadi.
 
Pengamat Hubunhan Internasional dari Universitas Indonesia Syamsul Hadi misalnya. Dia meragukan jika Australia, Inggris, dan Singapura akan membantu Malaysia jika terjadi perang dengan Indonesia.
 
“Indonesia itu pusatnya ASEAN. Saya pikir negara-negara tersebut tidak serta merta langsung membantu Malaysia, tetapi akan terlebih dahulu melakukan diplomasi,” ujar Syamsul saat berbincang dengan okezone, Rabu (1/9/2010).
 
Dia menambahkan, perekonomian Singapura saat ini juga banyak ditopang Indonesia. Sebab, mayoritas pengunjung dari luar negeri berasal dari Indonesia. Baik untuk bekerja atau pun sekadar belanja.
 
“Selain itu, Australia juga masih sangat bergantung kepada Indonesia khususnya bidang pertanian dan peternakan. Jadi, tidak mungkinlah kalau mereka ikut bertikai dengan Indonesia,” tandasnya.
 
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, muncul kabar Australia, Inggris, Singapura, dan Selandia Baru akan membantu Malaysia jika suatu saat bertempur melawan Indonesia. Hal ini dilakukan karena kelima negara tersebut membentuk aliansi Five Power Defense Agreement (FPDA).
 
Dalam draf perjanjian FPDA tertuang perjanjian salah satunya soal pertahanan bersama. Jadi, jika satu dari lima negara tersebut mengalami serangan, maka hal tersebut berlaku juga bagi anggota FPDA lainnya.
 
Tak hanya sampai di situ, jika memang hal terburuk Indonesia harus berhadapan dengan anggota FPDA, maka Indonesia juga akan berhadapan dengan North Atlantic Treaty Organization (NATO). Sebab, perjanjian semacam itu juga terjadi di NATO. Dan Inggris sebagai salah satu anggota NATO.
 
Artinya, jika memang Indonesia berperang dengan Malaysia, maka ada kemungkinan Indonesia juga akan berhadapan dengan negara-negara FPDA dan NATO.

(teb)

  • IndonesianzBoy » 0 Tanggapan
    tp bukannya indonesia jg anggota NATO ? masalah ini sulit dijelaskan, dan kemungkinan yg terjadi blum dapat dipastikan dgn akurat, jadi mending kita damai aja drpada perang yg makan korban mati sia-sia. lawan malaysia sih gampang, tp lawan majikannya(inggris, selandia, australia) yg harus dikhawatirkan,.. mreka cuma iri aja sama INDONESIA tercinta , krna malaysia itu msih jd negara jajahan sampai skrg ini,
    Beri Tanggapan Laporkan
  • handa » 0 Tanggapan
    Indonesia gak usah takut sm malingsial. nama negara nya aja malingsial jadi cuma bisa maling milik orang lain
    Beri Tanggapan Laporkan
  • abi » 0 Tanggapan
    bagus memang malu kalo membela maling
    Beri Tanggapan Laporkan
  • REVANO » 0 Tanggapan
    masalah perang mah keciiiill,.. indonesiakan gudangnya orang sakti, gak perlu pake senjata, biayanya banyak!!!.. tu paranormal kita suruh nyantet presiden, PM n jendral2 musuh... nah kalo pemempin mereka dah mati, baru kita hajar mereka. OK!!!...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • REVANO » 0 Tanggapan
    masalah perang mah keciiiill,.. indonesiakan gudangnya orang sakti, gak perlu pake senjata, biayanya banyak!!!.. tu paranormal kita suruh nyantet presiden, PM n jendral2 musuh... nah kalo pemempin mereka dah mati, baru kita hajar mereka. OK!!!...
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.