Kondektur Bus Hamili Siswi SMK

|

Ilustrasi (Dok. Okezone)

Kondektur Bus Hamili Siswi SMK
BOJONEGORO- Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur terus terjadi di Bojonegoro, Jawa Timur. Kali ini menimpa Bunga (17), bukan nama sebenarnya. Dia dicabuli Candra (28), warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Bojonegoro Kota.

Korban yang masih duduk di kelas III sebuah SMK di Bojonegoro kini sedang hamil. Candra sendiri kini sudah diamankan di Mapolres Bojonegoro untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
 
Hasil pemeriksaan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Bojonegoro, korban tengah hamil dua bulan dan sudah ditinggal begitu saja oleh Candra. “Kita kenai pasal 81 UU nomor 23 tahun 2002. Ancamannya tinggi 15 tahun,” kata Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Suprapto.
 
Kasus pencabulan itu berawal saat korban yang masih berseragam sekolah sering naik bus saat hendak pulang ke rumahnya di Kecamatan Kalitidu. Merekapun akrab dan semakin akrab.
 
Hingga akhirnya korban sering diajak pergi jalan-jalan dan pernah menginap di hotel kawasan Cepu. Di sana, ia diajak berhubungan layaknya suami istri. Perbuatan itu ternyata juga sering dilakukan di rumah korban sendiri saat sepi, dan di taman Mliwis Putih Bojonegoro.
 
Tapi, saat ini terlapor yang berprofesi sebagai kondektur bus itu tak pernah mengurusi korban yang dalam kondisi hamil. Tersangka sendiri awalnya mengaku masih bujangan. Kasus itu terkuak saat korban bercerita kepada orang tuanya. Mendengar cerita itu, orangtua langsung melaporkan Candra ke polisi. Tak lama kemudian, polisi berhasil menangkap korban.
 
Memang tidak ada unsur paksaan dalam kasus itu. Tapi melihat usia korban yang masih belum 18 tahun, maka tersangka dijerat UU perlindungan anak. Bahkan, tersangka juga bisa dijerat dengan pasal perzinahan, karena Candra masih memiliki istri yang kini juga tengah hamil. “Tapi perzinahan kan delik aduan. Sampai sekarang tidak ada pengaduan dari istrinya,” kata Kasat Reskrim.
 
Sebelum kasus ini, banyak sekali laporan terkait pencabulan anak di bawah umur di Bojonegoro. Beberapa di antaranya sudah dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN). Di antaranya kasus dengan terdakwa Zainuri (56), seorang guru di Kecamatan Ngasem.
 
Ia mencabuli gadis usia 15 tahun yang tak lain pembantunya sendiri. Selain itu juga kasus dengan terdakwa Haris (59), yang juga seorang guru yang mencabuli beberapa siswanya sendiri. Kini kasusnya juga di persidangan.
(ful)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    BJ Habibie Dirawat di RSPAD Gatot Subroto