Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bentrok Buol Bukti Polri Gagal Terapkan Polmas

Muhammad Saifullah , Jurnalis-Jum'at, 03 September 2010 |08:00 WIB
Bentrok Buol Bukti Polri Gagal Terapkan Polmas
(Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA- Insiden penyerbuan Mapolsek Biau oleh warga Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, pada Selasa 31 Agustus lalu yang mengakibatkan tujuh korban tewas merupakan buah tidak jalannya konsep polisi masyarakat (Polmas).

Seandainya aparat di Kabupaten Buol telah sukses mengadopsi konsep Polmas maka bentrokan antara polisi dengan warga setempat dapat dihindarkan.

“Kalau mereka menjalankan konsep Polmas maka akan dekat dengan tokoh-tokoh masyarakat di sana. Jadi kalau ada persoalan bisa melakukan pendekatan melalui tokoh-tokoh tersebut,” ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane kepada okezone di Jakarta, Jumat (3/9/2010).

Neta secara tegas menuding pimpinan polisi di Kabupaten Buol berperan besar dalam insiden ini. Sebab selama ini mereka masih menggunakan paradigma lama dalam menjalankan tugasnya.

“Kapolda, Kapolres, dan Kapolsek di sana masih menggunakan pola pikir gaya lama sehingga tak bergaul dengan masyarakat. Dan ketika ada konflik lebih mengedepankan arogansi dan kekuatan senjata,” sesalnya.

Bentrokan di Kabupaten Buol dipicu tewasnya salah seorang tahanan bernama Kashmir bin Yeti Mumun (19) pada Senin 30 Agustus. Warga menduga pria yang berprofesi sebagai tukang ojek itu tewas karena dianiaya polisi. Hal itu diperkuat insiden sebelumnya, yaitu korban terlibat kecelakaan dengan salah seorang anggota polisi. Mayat korban menurut penuturan anggota keluarganya juga penuh dengan luka memar.

Warga setempat yang tidak terima dengan kenyataan ini lantas meminta penjelasan ke Mapolsek Biau. Tidak puas dengan jawaban polisi, massa lantas bertindak anarkistis dengan merusak Mapolsek Biau. Akibatnya sedikitnya tujuh orang tewas tertembak dan puluhan luka-luka.

Kerusuhan pun kemudian berlanjut. Massa merusak rumah Wakapolres Buol, membakar sejumlah motor polisi, dan melakukan sweeping ke asrama polisi. Mapolsek Momunu juga menjadi sasaran amuk massa. Hingga kini situasi keamanan di Kabupaten Buol masih belum sepenuhnya pulih, meski ratusan polisi dan TNI telah diterjunkan ke lokasi.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement