Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapolda Sulteng Bakal Ikuti Jejak Nanan Soekarna

Muhammad Saifullah , Jurnalis-Jum'at, 03 September 2010 |08:20 WIB
Kapolda Sulteng Bakal Ikuti Jejak Nanan Soekarna
Nanan Soekarna (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA- Bentrok antara warga Kabupaten Buol dengan polisi telah mengakibatkan tujuh warga sipil tewas dan puluhan korban luka-luka. Untuk mempertanggungjawabkan hal ini, Mabes Polri didesak mencopot Kapolda Sulteng Brigjen Polisi Amin Saleh.

Tuntutan serupa juga dialamatkan kepada Kapolres Buol AKBP Amin Litarso dan Kapolsek Biau. “Pencopotan itu bisa meredakan kemarahan masyarakat,” ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane kepada okezone di Jakarta, Jumat (3/9/2010).

Neta menilai tuntutannya tidak muluk-muluk. Sebab korban jiwa dan luka dalam insiden ini cukup besar. Dia lantas membandingkan perlakuan Mabes Polri kepada Irjen Pol Nanan Soekarna saat terjadi insiden Protap di Sumatera Utara beberapa waktu lalu. “Saat itu Kapoldanya (Nanan Soekarna) langsung dicopot, padahal korban jiwa hanya satu orang,” terangnya.

Dalam insiden Buol, Neta juga memberikan catatan tersendiri atas kinerja aparat di lapangan. Terutama dalam hal penggunaan senjata api yang telah menewaskan tujuh orang.

Dalam prosedur penanggulangan massa, Neta memaparkan ada tahapan yang harus dipenuhi aparat. Seperti kapan boleh menggunakan tongkat, gas air mata, hingga tembakan tidak mematikan. “Kalau (tembakan) diarahkan ke kepala sulit di terima dengan akal sehat. Ini sebuah pelanggaran HAM,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Neta, pencopotan terhadap pimpinan Polri di Sulteng harus dilakukan dalam tempo sesingkat-singkatnya. Tidak perlu menunggu hasil penyelidikan. “Ini bukti Kapolda, Kapolres, dan Kapolsek tak mampu memberi pembinaan ke jajaran dibawahnya,” tandasnya.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement