Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemerintah Belum Berani Turunkan Status Sinabung

Insaf Albert Tarigan , Jurnalis-Jum'at, 03 September 2010 |15:12 WIB
Pemerintah Belum Berani Turunkan Status Sinabung
Pengungsi letusan Gunung Sinabung (Foto: Koran SI)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah belum berani menurunkan status Gunung Sinabung di Tanah Karo, Sumatera Utara. Gunung yang meletus pada 29 Agustus itu, masih berstatus ‘Awas’ sehingga warga yang tinggal di radius enam kilometer harus mengungsi.

Mengutip pandangan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono, Menko Kesra Agung Laksono mengatakan aktivitas vulkanik di Sinabung masih tinggi.

“Prof Surono belum berani menurunkan dari status 'Awas' karena dalam perut gunung masih terdeteksi gempa 16 kali bahkan sampai 20 kali dalam sehari. Sehingga masih belum bisa diambil kesimpulan apakah turun atau tetap, tergantung penelitian berikutnya,” kata Agung di Istana Negara, Jakarta, Jumat (3/9/2010).

Karena statusnya masih ‘Awas’, lanjut Agung, pemerintah saat ini masih fokus pada penanganan pengungsi dan belum menghitung kerugian materil yang dialami korban. Pemerintah memperkirakan biaya untuk membantu sekira 30 ribu pengungsi selama sepuluh hari mencapai Rp16 miliar.

“Untuk kerugian nanti akan dinilai tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), berapa rumah rusak ringan, berat sedang dan kerusakan infrastruktur,” ujar Agung.

Dia menambahkan, problem lain yang berusaha diatasi pemerintah adalah mengatasi rasa bosan pengungsi di tempat penampungan.

“Sekarang bagaimana mengurus manusianya itu supaya tidak bosan. Karena bosan menunggu, kembali ke rumah enggak boleh. Ini sering menimbulkan masalah, makanya harus dibuat kegiatan, apakah bersih-bersih, membantu kesehatan seperti itulah kira-kira,” cetusnya.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement