DEPOK – Polres Depok memanggil seluruh tim kampanye masing–masing calon walikota dan wakil walikota Depok menjelang massa kampanye Pemilukada Depok. Pertemuan berlangsung di Polres Depok berkoordinasi seputar pengamanan kampanye, pengamanan terhadap masing–masing calon, hingga juru kampanye.
Kapolres Depok Kombes Pol Fery Abraham mengatakan pengamanan terhadap masing–masing calon akan dilakukan secara fisik maupun non fisik. Hal itu, kata Fery, berupa ancaman melalui SMS, pelemparan, pemukulan, hingga asal makanan dan minuman yang hendak dikonsumsi masing–masing calon.
"Kami silaturahmi dengan para tim sukses, lalu bicarakan domain polisi pada saat kampanye, agar Pemilukada aman dan sukses, kami juga atur domain perizinan massa kampanye, dan pengamanan bagi calon baik fisik seperti pelemparan, non fisik seperti ancaman surat–surat atau SMS, sampai mencegah racun dalam makanan dan minuman para calon," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (04/09/10).
Fery meminta kepada masing–masing tim sukses untuk tidak terprovokasi oleh pihak–pihak tertentu yang dapat memicu terjadinya konflik Pemilukada. Pihaknya, lanjut Fery, menyiapkan dua pertiga keuatan penuh atau 930 personel mengamankan kampanye Pemilukada.
"Semua pengamanan kami kerahkan penuh, untuk amankan calon ada polisi bersenjata dan kekuatan intellegen, semua sudah kami tes psikologi," tegasnya.
KPU Kota Depok menjadwalkan massa kampanye terbuka bagi setiap pasangan calon pada 29 September–12 Oktober 2010. Sedikitnya terdapat empat pasangan calon walikota dan wakil walikota baik dari partai politik maupun jalur independen yang akan bertarung pada Pemilukada.
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.