DENPASAR - Mantan Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata (61) lolos dari maut setelah empat jam lebih terseret arus laut. Bharata ditemukan selamat terdampar di Pantai Masceti, Kabupaten, Gianyar, Bali, siang tadi.
“Pak Bharata ditemukan terdampar di Pantai Masceti, oleh warga dan kemudian dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Sanjiwani, Gianyar,” ujar I Wayan Suwena, anggota Basarnas Denpasar saat dihubungi Minggu (5/9/2010).
Sempat tersiar kabar bahwa Bharata dilaporkan tewas, namun setelah empat jam lebih terombang-ambing di laut. Namun saat tiba di rumah sakit, mendadak Bharata siuman sehingga pihak keluarga menilai telah terjadi keajaiban.
Seperti diketahui Bharata dan istrinya Nanik Wirna (58) terseret arus saat jalan-jalan di sekitar Pantai Lebih hendak ke Pantai Klotok di perbatasan Kabupaten Gianyar dan Klungkung.
Saat kejadian pasangan suami istri ini berpegangan tangan, sehingga saat Nanik terpeleset Bharata ikut terjatuh ke laut. Kuatnya arus laut membuat istri dan politisi PDIP itu terpisah dan hilang.
Tim SAR gabungan yang dikerahkan ke lokasi langsung melakukan pencarian sekira pukul 12.05 Wita ke arah timur dari lokasi. Setelah gagal menemukan kedua korban, Tim SAR, berputar haluan menyisir ke arah barat sepanjang lima mil. “Kami temukan korban Nanik di depan Pantai lebih satu mil arah barat pukul 12.40 wita,” ungkap Suwena.
Sementara mantan bupati itu ditemukan warga beberapa mil arah barat dari lokasi kejadian tepatnya di Pantai Masceti, Gianyar, sekira pukul 14.20 Wita.
Pencarian terhadap kedua korban berjalan cukup dramatis, bahkan akibat cuaca buruk yang ditandai angin kencang dan arus laut cukup deras, sehingga perahu karet Tim SAR dua kali terbalik.
“Perahu kami dua kali terbalik saat masuk ke lokasi dan saat hendak mengevakuasi istri Pak Bharata,” imbuh Suwena.
(ton)