BANDARA - Corporate Communication Manager Air Asia Audrey Progastama Petriny membantah, pihaknya telah menelantarkan 50 penumpang tujuan Kuala Lumpur dan Penang, pada Selasa (7/9/2010) pagi.
Menurutnya, semua tindakan Air Asia telah sesuai dengan ketentuan dan syarat yang berlaku.
"Dijadwalkan, pesawat terbang (take off) pukul 06.25 WIB. Peraturannya, penumpang harus tiba di boarding gate 20 menit sebelum keberangkatan. Kita sudah menunggu selama beberapa menit, mulai pukul 06.10-06.15 WIB. Tetapi, kenyataannya, rombongan penumpang sampai pukul 06.25 WIB," ujarnya kepada okezone, sore tadi.
Dijelaskan dia, Air Asia sudah melakukan berbagai tahapan guna mengingatkan penumpang yang hendak berangkat melalui operator Angkasa Pura (AP) II, pengumuman boarding pesawat dan last call, kepada tiga orang perwakilan kelompok yang akan berangkat.
"Biasanya, 30 menit sebelum take off, kita meminta pihak AP II untuk memanggil nama-nama (pagging name) penumpang yang belum boarding. Sebab, 45 menit chek in counter ditutup. Jika menunggu penumpang tersebut, berapa banyak pesawat yang akan gagal terbang (delay)," bantahnya.
Rombongan penumpang yang gagal take off menuju Kuala Lumpur berjumlah 33 orang. Sedang jumlah penumpang yang gagal take off menuju Penang sebanyak 19 orang, mereka berangkat pukul 06.00 WIB. Dan yang gagal berangkat selanjutnya, menuju Kuala Lumpur ada satu orang hingga berjumlah 50 orang.
Lebih jauh, Audrey menjelaskan, rombongan penumpang yang hendak berangkat ke Penang terlambat lebih lama dari rombongan yang akan terbang ke Kuala Lumpur.
"Mereka terbang pukul 06.00 WIB. Saat penumpang chek in counter sudah diperingatkan boarding gate tutup 20 menit sebelum penerbangan. Sebelum ditutup kita sudah melakukan last call dan pengecekan di imigrasi, tetapi tidak ada penumpang. Tidak taunya, mereka masih antre dan tiba pukul 05.59 WIB," jelasnya.
Penumpang yang gagal take off, tiket pesawatnya dinyatakan hangus dan tidak bisa dipergunakan maupun ditukar dengan keberangkatan pesawat yang akan datang. Hal itu, sambung Audrey, sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan maskapai Air Asia. Harga tiket normal menuju Kuala Lumpur berkisar antara Rp500 ribu.
Sebelumnya, sebanyak 50 penumpang maskapai Air Asia tujuan Kuala Lumpur telantar di Bandara Soekarno-Hatta. Rombongan penumpang ini sempat melakukan protes ke pihak maskapai tetapi tidak digubris. Dengan alasan, sudah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.
"Tidak ada pelayanan sama sekali," ketus Tikno, salah seorang penumpang tujuan Kuala Lumpur dengan ekspresi kecewa berat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Lantaran kesal tidak dilayani. Tikno akhirnya memutuskan kembali ke Jakarta.
(TB Ardi Januar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.