BEKASI - Hujan yang mengguyur siang hingga sore tadi membuat tanah menjadi longsor. Akibat tidak menggunakan tIang pondasi, tembok pembatas perumahan Pekayon Manson, Bekasi, roboh dan menimpa warga.
Akibatnya, satu warga tewas tertimpa tembok bersama kendaran roda duanya. Bahkan, sebelumnya warga telah melakukan protes namun tidak digubris pihak develover.
Orangtua korban Salman hanya bisa marah dan mengeluarkan kekesalannya terhadap develover perumahan Pekayon Manson. Kamarahan tersebut dikarenakan anaknya yang bernama Euis Zanibah Saeli (33), tewas tertimpa tembok pembatas perumahan yang barada di atas perumahan Jaka Kencana Blok A, RT 04/04, Jaka Setia, Bekasi Selatan.
Selain memarahi pihak develover, ayah korban juga mengeluarkan kekesalan dengan mancaci maki Rumah Sakit Anna dengan alasan tidak ada pelayanan terhadap anaknya yang sudah meninggal dunia. Sebab, korban didiamkan begitu saja di rumah sakit tanpa ada tindakan pembersihan jenazah.
Menurut keterangan ayah korban, korban sudah terdorong oleh batu, tidak lama kemudian tembok dengan cepat roboh dan menimpa korbaan bersama kendaraannya.
Setelah kejadian tersebut, anaknya yang satu lagi langsung mencari korban di reruntuhan dan menemukan korban masih bernyawa. Kemudian korban dibawa ke rumah sakit, namun keburu meninggal dunia.
Korban diketahui seorang pegawai Dinas Sosial di Kalisari. Korban memiliki anak bernama Malik (4) dan bunga (2). Selain itu, korban juga merupakan istri seorang anggota TNI AL bernama Andi Hasan.
Kini, kasusnya tengah diselidiki Polsek Bekasi Selatan dan Polres Metro Bekasi. Belum ada keterangan resmi dari kepolisian atas kejadian ini.
(Tedi Suteja/Global/teb)