JAKARTA- Niat hati ingin bersuka cita dengan sanak famili saat Lebaran, namun malah duka yang menghampiri. Begitulah nasib Dewi (30) yang harus rela kehilangan bayinya karena tewas dalam perjalanan mudik di atas kereta api.
Adalah Puspitasari si bayi malang tersebut. Korban yang baru berusia lima tahun itu tewas setelah kejang-kejang di atas KA Tegal Arum jurusan Cirebon-Jakarta sekira pukul 12.10 WIB.
“Korban kejang-kejang di sekitar Stasiun Bekasi. Namun tidak sempat mendapatkan pertolongan karena kereta sudah berjalan lagi menuju Jakarta,” ujar petugas Posko Keamanan di Stasiun Jatinegara, dr Lily, menirukan ucapan Dewi di Jakarta, Rabu (8/9/2010).
Setibanya di Stasiun Jatinegara, menurut dr Lily, kondisi korban sudah tidak bernyawa. Dari pengakuan Dewi, korban sempat dua kali kejang-kejang. Namun karena di atas kereta maka tidak mendapatkan pertolongan medis dan akhirnya meninggal di pelukan ibunya. “Jenazah selanjutnya dibawa dengan ambulans ke RS UKI untuk diautopsi,” ujar dr Lily.
Dari informasi yang dihimpun, Dewi berangkat dari Stasiun Cirebon pagi tadi. Dia hendak berlebaran di rumah bibinya di wilayah Pasar Induk Kramatjati RT 03 RW 01, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur. Dewi tidak hanya bersama korban, tapi juga lima anaknya yang lain.
Disebutkan, Dewi ingin cepat berangkat ke Jakarta karena di Cirebon sudah sepi. Suami Dewi sejak beberapa tahun lalu merantau ke Aceh dan hingga kini tak ada kabar beritanya.
Kepala Stasiun Jatinegara Yusal Setiawan mengatakan, pemudik tewas di atas kereta api pada hari ini bukanlah kasus pertama. Kemarin juga ada korban meninggal di atas kereta api. Korban diketahui bernama Sujaroto (58), warga Bondowoso, Jawa Timur. Dia tewas dalam perjalanan menuju Jakarta.
“Saat di Stasiun Bekasi, korban sudah mulai terasa ada gangguan pada tubunhnya. Korban sempat dibawa ke posko kesehatan di Jatinegara namun nyawanya tak tertolong,” ujarnya.
Menurut keterangan dari istri Korban, sambung Yusal, Sujaroto memang memiliki riwayat penyakit hipertensi.
(Isfari Hikmat/Koran SI/ful)