getting time...

144 Orang Meninggal Selama Arus Mudik

K. Yudha Wirakusuma - Okezone
Kamis, 9 September 2010 12:20 wib
Pemudik bikers. (Foto: Prasetyo Adhi/okezone)
Pemudik bikers. (Foto: Prasetyo Adhi/okezone)

JAKARTA - Walau peringatan untuk mengutamakan keselamatan telah berungkali disampaikan, namun jumlah kecelakaan para pemudik masih terhitung tinggi. Sebanyak 144 orang pemudik meninggal dunia saat melakukan perjalanan mudik.

"Jumlah kecelakaan meninggal 144 dari jumlah kecelakaan 743," singkat Kabidpenum Kombes Pol Marwoto Soeto di Mabes Polri Jalan Trunojoyo No.1, Jakarta Selatan, Kamis (9/9/2010).

Sementara jumlah korban yang mengalami luka ringan mencapai 481 orang dan luka berat 198 orang. Sebagian besar para pemudik yang menggunakan sepeda motor masih mendominasi kecelakaan.

Berdasarkan data, sebanyak 155 kecelakaan dialami kendaraan roda dua, 40 kecelakaan dialami mobil berpenumpang, 22 kecelakaan dialami bus, 34 kecelakaan dialami mobil barang, dan 9 kecelakaan dialami jenis kendaraan lainnya.

Oleh karena itu, pihak kepolisian terus mengimbau agar pemudik dapat memperhatikan keselamatan di dalam perjalanan.

"Mereka ya harus hati-hati. Pengguna kendaraan baik yang menggunakan jalur utama maupun jalur alternatif. Mengurangi kecepatan karena memang masih ada kondisi jalan yang rusak," tutupnya.
(hri)

  • Fredi Pradipto Cornelis » 0 Tanggapan
    SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI MANA SAYA TAHU KAM MUNGKIN BENGKALIH.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • St Wid » 0 Tanggapan
    Seharusnya ini nggak terjadi jika banyak orang tak cuma beragama tapi juga beriman. Andaiken, para pengusaha memberikan THR disertai libur lebih awal apalagi bisa sediaken angkutan mudik n balik, pasti korban lebih kecil lagi. Bisa dipastiken yang jadi korban pasti wong cilik, gimana ni para bos? Smoga tahun depan lebih manusiawi lagi ya, toh mreka sudah bri keuntungan besar boat kantong bos. Conto itu Sido Muncul bukan cuma karyawan doang yang disediaken angkutan musdik tapi juga para penjaja produk mreka. Salut deh! Selamat Lebaran, maaf lahir n batin!
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.