tragedi sukhoi

Kartu Lebaran Gubernur Jabar Sudah Dilapori KPK

Marieska Harya Virdhani - Okezone
Kamis, 9 September 2010 21:08 wib
Kartu Lebaran Ahmad Heryawan (foto: ist)
Kartu Lebaran Ahmad Heryawan (foto: ist)

DEPOK – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyesalkan penolakan dan reaksi yang berlebihan terkait pencetakan kartu Lebaran. Hal itu lantaran jumlah anggaran APBD pencetakan kartu Lebaran yang terpakai hanya Rp850 juta, tidak mencapai miliaran rupiah.

Heryawan mengklaim pihaknya sudah melaporkan dan mengklarifikasi masalah pencetakan kartu lebaran tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasilnya, kata Heryawan, KPK menyatakan tak terdapat unsur korupsi dan legal secara hukum.

"Kami sudah ke KPK, tapi yang saya sayangkan mengapa penolakannya berlebihan, dibesar – besarkan, dan secara hukum dnyatakan legal, hanya KPK merekomendasikan ke depan Perpres 42 menjadi bagian dar konsideran Permendagri 2005-2009," ujarnya disela–sela buka puasa bersama di Balaikota Depok, Kamis (09/09/10).

Heryawan menegaskan pencetakan kartu lebaran tersebut telah melewati proses lelang dan pembagiannya dilakukan secara proporsional. Alokasi anggaran untuk warga miskin, kata Heryawan, sudah digelontorkan jauh lebih besar untuk segala bidang baik kesehatan pendidikan, hingga infrastruktur.

"Pasti melewati tender, ada di pos anggaran pencetakan kartu Lebaran, untuk modal UKM Rp 200 miliar, modal petani Rp 50 miliar, jalan Rp 1 triliun, Dinas Sosial Rp 100 miliar, Jamkesmas Rp 100 miliar," katanya.

Sebelumnya ribuan warga Jawa Barat menentang pencetakan kartu lebaran karena dianggap tidak peduli terhadap nasib rakyat miskin. Kartu Lebaran yang dicetak adalah sebanyak 250 ribu lembar untuk gubernur, dan 100 ribu lembar untuk wakil gubernur.
(ahm)

  • ruhimat » 0 Tanggapan
    kang Aziz,namina mah mani sae, tp omat sing rada dijaga etah lambe nya. keun we lah aya kpk ieuh,urang mah da acan apal salah heunteuna.saya ge s7 lamun nyetak na ka saya nya.......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • sions » 0 Tanggapan
    Sebenarnya yang membuatnya jadi bermasalah karena sang gubernur mencantumkan foto diri yang dianggap kampanye sementara kampanye kan tidak diperbolehkan menggunakan anggaran dari apbd maupun dari apbn seandainya foto yang dicantumkan sang gubernur berpasangan dengan sang wakil atau para staf mungkin nceritanya akan lain itu saja koq rebot
    Beri Tanggapan Laporkan
  • abu beelal » 0 Tanggapan
    hoooiy elu kan dah punya gaji , knapa gak pakai duit elu sendiri........
    Beri Tanggapan Laporkan
  • azis ibrahim » 0 Tanggapan
    gila benar didikan dari PKS>>> kalian cm numpang nama di partai ini mas ingat itu uang rakyat, yg lg ditunggu..... dari pada buat kartu lebaran mendingan buat parsel tuk rakyat jabar,...... anjing sia wong PKS
    Beri Tanggapan Laporkan
  • tkgcetak » 0 Tanggapan
    wah.. jika aku punya order itu pasti aku cepet kaya... cetakan jatuhnya seharga 2500/lbr sebanyak 350rb lbr keuntungan yang fantastis. Menurutku aku sebagai tukang cetak harga yang wajar enggak kemurahan dan kemahalan untuk order sekian adalah 1000/lbr
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.