Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemerintah Belanda Harus Tekan RMS

Anton Suhartono , Jurnalis-Kamis, 07 Oktober 2010 |08:22 WIB
Pemerintah Belanda Harus Tekan RMS
(Dok: Radio Netherlands Worldwide)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah Belanda harus menggunakan pengaruhnya menekan gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) di negara itu, sehingga apa pun aktivitas mereka tidak akan mempengaruhi hubungan diplomatik kedua negara yang sudah berjalan baik.  
Pengamat hukum internasional Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta, Djawahir Tantowi mengungkapkan, Pemerintah Belanda dengan kewenangannya yang dimilikinya harus membatasi ruang gerak RMS.
 
“Seharusnya ada semacam prinsip dari negara itu untuk menekan RMS sehingga tidak melakukan tindakan merugikan yang dapat mengganggu hubungan dua negara,” ujar Djawahir saat dihubungi okezone, Kamis (7/10/2010).
 
Tuntutan yang dilakukan tokoh RMS di Belanda terhadap Presiden, bisa dijadikan momentum untuk menunjukkan eksistensi gerakan mereka di Belanda. Apalagi, Presiden memutuskan untuk menunda kunjungan tersebut yang secara tidak langsung memberikan angin bagi RMS, bahwa tuntutan mereka, setidaknya, direspons Pemerintah Indonesia.
 
Pemerintah Indonesia, sambung Djawahir, harus dapat meredam aktivitas RMS sehingga tidak akan membuat ulah dan mengganggu hubungan Indonesia dengan negara lain.
 
Djawahir menilai, sikap Presiden yang memilih menunda kunjungan tersebut sudah tepat. Pihak kerajaan dan Pemerintah Belanda, selaku pihak yang mengungang, kata Djawahir, seharusnya memberikan jaminan, tidak saja dari segi jaminan keamanan, namun juga jaminan dari segi hubungan diplomatik.
 
Apa yang dilakukan RMS dengan mengajukan tuntutan dan aksi demonstrasi, bisa saja mempermalukan kepala negara di negara orang yang mempengaruhi martabat bangsa.
 
Kalau seorang yang merupakan simbol Kepala Negara menunda kunjungan itu saya kira sudah cukup pantas, apalagi yang mengundang Ratu Belanda. Ketika ada kelompok yang memberikan ancaman, maka harus dipertimbangkan serius dan presiden sudah melakukan tindakan yang tepat. Ini akan mengarah kepada pelecehan,” jelasnya.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement