JAKARTA - Satria Indra Lesmana (14), korban peluru nyasar, kini masih terbaring lemah di RSUD Koja, Jakarta Utara. Pihak keluarga mengeluhkan tidak adanya pihak yang bertanggung jawab atas insiden yang menimpa Satria.
Tak hanya itu, penderitaan Satria juga bertambah dengan pelayanan kurang bersahabat yang diberikan pihak RS. Lebih dari dua jam pemuda tanggung itu berada di ruang instalasi gawat darurat dengan alasan kamar perawatan penuh.
Bahkan, pihak rumah sakit menyarankan agar memindahkan Satria ke rumah sakit lain. "Ini gimana sih. Nasib Satria jadi terlantar kayak gini," kata Danil paman korban, Kamis (14/10/2010).
"Dokter memberikan resep, dan kami harus menebusnya. Tapi biayanya ini siapa yang tanggung. Sampai sekarang belum ada pihak yang menanggung biaya pengobatan," keluhnya lagi.
Satria adalah remaja yang terkena peluru nyasar yang diduga dilepaskan oleh polisi saat memburu bajing loncat di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Satria mengalami luka di jari tangan sebelah kanan, perut bagian kanan dan tulang kaki bawah sebelah kanan, dengan masing-masing luka, tembus peluru.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.