Pencucian Black Dollar, Karyawan Bank & Komplotan Dibekuk

Kamis, 21 Oktober 2010 13:39 wib | Fahmi Firdaus - Okezone

Ilustrasi dollar. (Foto: mindmillion.com) Ilustrasi dollar. (Foto: mindmillion.com) JAKARTA - Polda Metro Jaya membekuk kawanan pencucian uang black dollar yang dilakukan oleh salah seorang karyawan bank pemerintah. Pencucian uang ini merugikan bank pemerintah tersebut hingga Rp29 miliar.

Kawanan yang terdiri dari enam orang, berinisial AM (41), AS (39), IW, DZ (29), GH, CPR, dibekuk dari kediamannya masing-masing.

"Kami mengamankan 6 orang tersangka itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/10/2010).

Selain menangkap para anggota komplotan, polisi juga menyita satu unit Toyota Harrier, 1 Honda Civic, 1 koper berisi ratusan ribu dollar palsu, dan uang tunai senilai Rp4 juta.

Modus operandi pencucian uang ini, menurut Boy Rafli, dengan cara mengeluarkan uang dari salah satu bank pemerintah senilai Rp29.561.500.000 yang digunakan untuk mengolah atau mencuci uang black dollar menjadi uang dollar asli.

Kasus ini berawal dari AS yang mengaku memiliki satu koper uang black dollar yang bisa diubah menjadi dollar asli dengan melakukan pencucian. Kepada IW dan DZ, AS meminta keduanya mencari penyandang dana agar dapat membayar warga asal Kamerun CPR yang akan mengubah black dollar tersebut.

Oleh IW dan DZ, AS dipertemukan dengan AM yang menjadi supervisor salah satu bank milik pemerintah. AM tergiur dengan imbalan yang diiming-imingi AS.

AM yang memiliki wewenang untuk mengeluarkan dana dari bank tempatnya bekerja, menyetorkan uang milik bank kepada AS secara bertahap setelah ditukar dengan mata uang dollar dan euro. Namun tak dinyana, proses pencucian uang dari black dollar ke dollar asli yang dilakukan oleh CPR, mengalami kegagalan.

Bank pemerintah yang mencium pengeluaran uang yang tidak lazim melaporkan tindakan ini ke Polda Metro Jaya. Dalam penyelidikannya, polisi berhasil membongkar komplotan aksi cuci black dollar ini.

Sesuai dengan pelaporan pihak bank yang dirugikan, polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 49 UU No 10 Tahun 1998 tentang perbankan, Pasal 3, Pasal 6 UU No 25 Tahun 2003 tentang tindak pidana pencucian uang. Para tersangka terancam hukuman minimal 15 tahun penjara. (hri)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »