Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Survei Remaja Terinfeksi HIV Lebih Efektif

Dede Suryana , Jurnalis-Senin, 29 November 2010 |18:21 WIB
Survei Remaja Terinfeksi HIV Lebih Efektif
A
A
A

JAKARTA - Survei Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) soal separuh remaja di Jabotabek tidak perawan dinilai tidak efektif. Yang lebih mendidik, lembaga ini melansir data soal jumlah remaja yang sudah terjangkit HIV/AIDS.

Demikian disampaikan sosiolog dari Universitas Indonesia (UI) Paulus Wirutomo. “Survei (keperawan) itu, tidak bisa dijadikan alat untuk mewaspadai. Yang ada malah orangtua panik,” ujarnya saat berbincang dengan okezone, Senin (29/11/2010).

Seperti diberitakan, data BKKBN 2010 mencatat sebanyak 51 persen remaja di Jabotabek telah melakukan hubungan layaknya suami istri.

Selain di Jabodetabek, data yang sama juga diperoleh di wilayah lain seperti Surabaya, remaja perempuan lajang yang kegadisannya sudah hilang mencapai 54 persen, di Medan 52 persen, Bandung 47 persen, dan Yogyakarta 37 persen.

Menurut Paulus, BKKBN sebagai lembaga resmi milik pemerintah seharusnya bisa lebih cerdas mengumumkan strategi mengarahkan perilaku remaja. “Penelitian tentang pola kehidupan remaja di kota-kota besar misalnya, ini justru lebih efektif,” katanya.

Selebihnya, kata dia, pemerintah bisa bahu-bahu dengan civil society terkait strategi untuk mewaspadai penyebarluasan perilaku menyimpang remaja yang akan berdampak pada penularan panyakit kelamin, termasuk penyakit mematikan HIV/AIDS.

“Justru lebih efektif kalau pemerintah mengumumkan hasil survei remaja yang sudah terinfeksi HIV. Ini bisa diwaspadai oleh orangtua,” tutupnya.  

(Dede Suryana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement