JAKARTA - Fadli Sadama merupakan tersangka ke-29 pelaku perampokan Bank CIMB Niaga di Medan Sumatera Utara pada Agustus lalu. Kabid Penum Mabes Polri Kombes Boy Rafli Amar menjelaskan 11 di antaranya sudah ditembak mati dan 17 lainnya sedang menjalani proses hukum.
Pria berperawakan tenang ini selama di Malayasia tidak bersembunyi layaknya burunan teroris lainnya. Fadli mengira identitasnya sebagai pelaku intelektual aksi perampokan tidak akan terungkap. Dia bergaul normal seperti biasa, meski menyandang status dua residivis aksi perampokan di Aceh dan Lippo Bank Medan yang hasil rampokannya diketahui untuk meledakkan JW Marriot pada 2003 lalu.
Fadli selama di Malaysia berhasil menjalin komunikasi dengan jaringan teroris di ASEAN, seperti Thailand, Malaysia, dan Filipina. Pihak kepolisian pun masih menyelidiki perannya dalam jaringan Al Qaeda di ASEAN.
Fadli merupakan kurir pendanaan aksi teror termasuk pengadaan logistik senjata. “Soal itu masih kami selidiki,” ungkap Boy saat membawa Fadli di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Sabtu (4/12/2010).
Mabes Polri menyatakan masih mengejar sejumlah pelaku baik yang buron maupun tersangka baru lainnya. Mereka juga ada yang mantan tahanan teroris namun kembali melakukan aksi terornya.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.