Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

47 Warga Tangsel Menderita Penyakit Kaki Gajah

Hasan Kurniawan , Jurnalis-Rabu, 08 Desember 2010 |20:11 WIB
47 Warga Tangsel Menderita Penyakit Kaki Gajah
A
A
A

TANGERANG - Sebanyak 47 warga Kecamatan Serpong, Pamulang dan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menderita penyakit kaki gajah atau filariasis.

Kepala Seksi Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Tangsel Dr. Alwan mengatakan, ketiga Kecamatan itu merupakan wilayah endemi penyebaran penyakit kaki gajah.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan sampel darah jari (SDJ) yang kami lakukan dengan bantuan Kementerian Kesehatan, tiga kecamatan dinyatakan edemi kaki gajah. Jumlah penderita kaki gajah di tiga kecamatan tersebut mencapai 47 penderita atau 1 persen terinfeksi kaki gajah," ujarnya, saat dihubungi okezone, Rabu (8/12/2010).

Alwan menjelaskan, suatu daerah dapat dikatakan endemi setelah dilakukan uji pengambilan sample darah kepada 500 orang warga di satu desa atau kecamatan. Jika ditemukan lima orang warga yang di dalam darahnya terdapat cacing mikrofilaria di masing-masing desa atau Kecamatan, wilayah itu sudah bisa dikatakan endemi penyakit kaki gajah.

"Dari pemeriksaan yang telah kami lakukan, tiga kecamatan memiliki penderita hingga lebih dari lima orang yang dinyatakan positif kaki gajah," jelasnya.

Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit kaki gajah, Dinkes Tangsel akan memberikan obat selama 10 hari berturut-turut kepada penderita. Obat yang dikonsumsi yakni Diethil Carbamazine Citrate (DEC), Albendazole, dan Paracetamol yang diminum secara berulang kali agar cacing mati dan tidak menggeroti tubuh korban selama lima tahun berturut-turut.

"Penyakit kaki gajah atau filiriasis merupakan jenis penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk. Penyakit itu bersifat menahun (kronis) dan bila tidak mendapatkan pengobatan dapat menimbulkan cacat menetap," tambahnya.

Gejala tahap awal penyakit kaki gajah mengalami demam berulang selama 3-4 hari, pembekakan tanpa ada luka di dalam lipatan paha atau ketiak yang tampak kemerahan, panas dan sakit. Pada tahap lanjut (Kronik), terjadi pembesaran pada kaki atau tangan Kantong buah zakar dan payudara.

(Hariyanto Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement