Prajurit Meksiko Mengaku Tewaskan Seorang Pria AS

Foto: Tentara Meksiko. (Reuters)

Prajurit Meksiko Mengaku Tewaskan Seorang Pria AS
MEXICO CITY - Seorang pria asal Amerika Serikat (AS) bernama Joseph Proctor ditemukan terbunuh di dalam mobilnya dengan sejumlah luka tembak di tubuhnya. Sebuah senjata api dengan tipe AR-15 juga ditemukan dalam genggaman tangan korban.

Pacar sang korban yang bernama Liliana Gil Vargas mengatakan malam sebelumnya Proctor pergi berbelanja ke sebuah toko di sebuah kota pantai Acapulco di Meksiko. Pasangan itu baru saja pindah ke sana untuk memulai hidup baru.

Pengakuan Vargas, yang terlihat sangat depresi, disampaikan di sebuah kantor polisi Meksiko. Dia mengatakan kekasihnya tewas dalam sebuah kontak senjata dengan pasukan bersenjata Meksiko. Mereka menuduh Proctor yang pertama kali menyerang mereka. 
 
Ibu korban, Donna Proctor, mengatakan dirinya telah menempuh segala cara, termasuk melalu jalur pengadilan militer di Meksiko, untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di malam tanggal 22 Agustus itu. Butuh beberapa pekan sebelum dia akhirnya mendapatkan dukungan dari para diplomat anggota kongres AS. Usahanya itu tidak sia-sia karena akhirnya dia mendapatkan jawaban, seperti yang dilansir Associated Press pada Minggu (26/12/2010).

Tiga prajurit Meksiko saat ini tengah menghadapi tuntutan karena melakukan pembunuhan terhadap anaknya. Dua prajurit juga dituntut karena meletakkan senjata api di tangan korban dan mengatakan informasi palsu (dengan mengatakan korban yang pertama kali menembak). Informasi tersebut disampaikan pihak Kementerian Pertahanan Meksiko kepadanya melalu Kedutaan Besar AS di Mexico City.

Ini adalah kasus ketiga di tahun ini di mana tentara Meksiko menjadi tersangka karena membunuh warga sipil yang tidak bersalah dan membuat kesaksian palsu. (fmh)

berita terkait

foto & video lainnya

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Situasi Hong Kong Masih Memanas