Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ironis, Benda Cagar Budaya Disimpan di Gudang

Markus Yuwono , Jurnalis-Jum'at, 31 Desember 2010 |11:30 WIB
Ironis, Benda Cagar Budaya Disimpan di Gudang
A
A
A

GUNUNGKIDUL- Benda cagar budaya yang seharusnya diberi ruangan khusus namun tidak berlaku di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Hal ini mengkhawatirkan karena tidak adanya penghargaan terhadap benda cagar budaya dari pemkab.

Lima tombak dan tiga payung peninggalan masa lalu yang dimiliki Pemkab Gunungkidul, sebagai benda cagar budaya tidak ditaruh di tempat semestinya. Benda-benda tersebut hanya ditaruh di gudang tempat penyimpanan buku, koran bekas, dan benda–benda yang lain seperti sound system.

Menurut salah seorang abdi dalem Kraton Yogyakarta KRT Marto Sugiyarto yang ditemui disela-sela upacara jamasan di Bangsal Sewoko Projo, dirinya tidak tahu maksud benda termasuk peninggalan bersejarah itu ditempatkan di gudang.
 
“sejak lima tahun lalu benda ini dipindah dari bangsal ke gudang ini. Saya tidak tahu kenapa,” katanya.

Menurutnya, penghargaan terhadap benda peninggalan nenek moyang saat ini semakin pudar, sehingga benda cagar budaya pun berkurang. Meski diletakkan di gudang,  Jamasan pusaka sebagai salah satu wujud penghargaan terhadap budaya nenek moyang tetap dilaksanakan. Kelima tombak dibersihkan dengan menggunakan air, jeruk nipis, dan minyak khusus.

“Jamasan ini sebagai wujud penghargaan terhadap peninggalan nenek moyang, tapi tergantung kita mengartikannya,” ungkapnya.

Dia menambahkan jamasan memiliki dua arti fisik dan nonfisik yaitu membersihkan pusaka dari kotoran dan membersihkan diri agar masyarakat tentram.

“Acara di sini dilakukan setelah jamasan di Kraton Yogyakarta,” tutupnya.

(M Budi Santosa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement