tragedi sukhoi

Bruk...! Mobil Rombongan Menko Kesra Tabrak Warga

Kamis, 6 Januari 2011 14:50 wib
wordpress (ilustrasi)
wordpress (ilustrasi)

BOGOR - Mobil rombongan Mentri Kordinator Kesejahtraan Rakyat Agung Laksono menabrak seorang pengendara motor di depan Pasar Cisarua, Bogor, Jawa Barat.
 
Akibatnya, pengendara motor yang bernama Ardi warga Cijahe, Kota Bogor, mengalami luka pada bagian kaki kananya. Menurut Ardi, peristiwa itu terjadi saat dirinya bersama istri dan anaknya yang masih berumur 3 tahun hendak pulang kerumahnya di Kota Bogor.
 
Namun saat melintas di depan Pasar Cisarua, Ardi bertemu rombongan kendaraan Menko Kesra dengan nopol RI 13. Saat itu Ardi mengaku hendak menyalip rombongan menteri karena terjebak macet, namun mobil CRV yang mengawal menteri menghadang dan menabrkan motor korban hingga terpental.
 
“Bukannya menolong dan minta maaf, ajudan Menteri malah memarahi sambil berkata ini mobil pejabat tahu," ujar Ardi sambil menirukan perkataan pelaku, Kamis (6/1/2010).
 
Mendengar hardikan pelaku, Ardi mengurungkan niatnya untuk meminta pertanggungjawaban dan memilih diam. Atas kejadian ini, Ardi tidak melaporkan rombongan pejabat tersebut, namun dirinya sangat kecewa dengan sikap arogansi para pejabat negara.

(Endang Gunawan/Global/teb)

  • aira » 0 Tanggapan
    mungkin dia takut kena pertanggungjawaban..maen gertak mobil pejabat sgala.AMATIR!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • uyang » 0 Tanggapan
    Sabar pak, do,akan pejabat dan ajudan yang sok.. pejabat di ampuni dosanya dan menjadi orang yang tidak dzolim......... kasihan mereka lebih menderita dari kita rakyat jelata......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Rizqi » 0 Tanggapan
    Mungkin bukan pejabatnya yang tak tau diri, tapi ajudannya yang merasa lbih mulia dari pejabat,,, sampai sombongnya minta ampun.... mudah mudahan ada peringatan dari atasannya.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • BUDI » 0 Tanggapan
    Sabar aja pak...nanti kalau bapak jadi pejabat/penguasa.. pasti juga arogan kok...?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ISNANI » 0 Tanggapan
    sabar pak, biar Allah yang membalas, ingat do'a orang yang teraniaya mustajab
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.