Gus Mus, Dakwah Lewat iPad

|

gusmus.net

Gus Mus, Dakwah Lewat iPad

TIDAK seperti kebanyakan kiai yang berkutat di pesantren dan bergelut dengan kitab kuning, KH Mustofa Bisri alias Gus Mus mendobrak batas dengan menjelajah dunia maya.

 

Di jagat mikroblogging Twitter, misalnya, Gus Mus menjadi magnet. Kultwit- nya selalu ditunggu. Dia pun memiliki situs www.gusmus.net yang dikelola komunitas Mata Air. Tak dipungkiri, sosok penyair ini memang telah begitu akrab dengan teknologi informasi.

 

Buktinya, saat masih banyak kiai belum pernah mengoperasikan komputer, jari jemari Gus Mus telah lincah mengoperasikan iPad. Komputer tablet keluaran Apple tersebut kini menjadi salah satu teman setia deklarator Partai Kebangkitan Bansa ini.

 

Tidak jarang, putra KH Bisri Mustofa itu menggunakan peranti tersebut untuk mengisi ceramah. Salah satunya adalah ketika mengisi sebuah pengajian di Sumenep, Madura. Di acara itu, Gus Mus memperkenalkan teknologi iPad kepada kiai-kiai setempat.

 

Gus Mus menceritakan, awalnya dia menunjukkan video Michael Jackson yang ”menyanyikan” lagu Madura. Ternyata, para kiai tersebut tidak tertarik. Begitu dirinya membuka aplikasi berbagai macam kitab yang telah disimpan di tablet tersebut, kiai-kiai mulai serius menyimaknya.

 

”Saya katakan pada mereka, sekarang kalau buka kitab tidak perlu pakai jari yang dikasih ludah dulu.Tinggal disentuh sudah membuka halaman sendiri. Kalau huruf-hurufnya terlalu kecil, bisa dibesarkan semau kita. Mereka lantas bertanya berapa harga barang itu.... mahal ya... nanti kalau dah turun harganya saya beli deh...,” kata Gus Mus menirukan ucapan para koleganya, kemudian tertawa.

 

Nama: KH Ahmad Mustofa Bisri

 

Lahir: Rembang, 10 Agustus 1944

 

Pekerjaan: Ulama & Budayawan

 

Jabatan: Ketua Syuriah PBNU & Pengasuh Pesantren Raudlatuth Thalibin, Rembang

 

Istri: Siti Fatma

 

Anak: Ienas Tsuroiya, Kutsar Uzmut, Raudloh Quds, Rabiatul Bisriyah, Nada, Almas, dan Muhammad Bisri Mustofa

 

 

(teb)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    PGRI Sesalkan Pemerintah Moratorium PNS