tragedi sukhoi

Muluskan Nur Mahmudi, Wakil DPRD Kena Sanksi

Marieska Harya Virdhani - Okezone
Selasa, 1 Februari 2011 20:53 wib
Nurmahmudi Ismail (Foto: Koran SI)
Nurmahmudi Ismail (Foto: Koran SI)

DEPOK - Pascapelantikan, polemik pemilukada Depok masih berbuntut panjang. Seakan tak puas dengan pelantikan wali kota dan wakil wali kota Depok terpilih yang tetap digelar, kali ini DPRD Depok kembali mengusut kesalahan PKS yang dinilai memuluskan langkah Nur Mahmudi Ismail-Idris Abdul Somad untuk tetap dilantik.

Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Depok tadi membahas masalah pelanggaran etika yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Depok, Prihandoko. Kader PKS itu dinilai melakukan pelanggaran etika karena menandatangani surat resmi tanpa berkomunikasi dengan Ketua DPRD dan Wakil Ketua lainnya.

“Dalam rapat BKD, saya mengusulkan agar Prihandoko diberikan surat peringatan keras untuk pertama dan terakhir. Bila dikemudian hari, ia melakukan pelanggaran kembali maka dilakukan pemberhentian dari alat kelengkapan,” kata anggota BKD dari Patai Golkar, Nurhasyim.

Ia mengatakan, dalam pasal 44 tata tertib dewan dijelaskan bahwa tugas pimpinan dewan dapat digantikan jika pimpinan DPRD berhalangan kurang dari 30 hari. Pada saat Prihandoko menandatangani surat resmi, kata dia, Ketua DPRD Rintis Yanto, dan dua orang Wakil Ketua DPRD Naming D Bhotin-Sutadi Dipowongso dalam keadaan sehat.

“Seharusnya Prihandoko tidak boleh melakukan penandatanganan tanpa sepengetahuan koleganya di alat kelengkapan,” kata Nurhasyim.

Sebelumnya, wakil ketua DPRD dari PKS Prihandoko menandatangani surat rekomendasi dan dikirimkan langsung ke Gubernur Jawa Barat hingga melegalkan jalannya pelantikan wali kota dan wakil wali kota Depok terpilih. Acara pelantikan pun tak dihadiri oleh lebih dari dua pertiga anggota dewan diluar partai pengusung partai tersebut yakni PKS dan PAN.
(ful)

  • Abi Hany » 0 Tanggapan
    Maju terus ustad Nur Mahmudi & pks jaya terus di tanah kelahirannya...., jangan hiraukan para pecundang yang tidak siap kalah itu...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • gusti » 0 Tanggapan
    itulah para elite politik yang jelas-jelas tidak mewakili warga Depok secara mayoritas yang mendukung kembali Nur ber Khidmad 5 tahun ke depan, mereka tidak siap kalah..!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Kang Jibar » 0 Tanggapan
    Kalo sudah kalah terima saja.. trus berikan masukan pada walikota da wakilnya yang terpilih atas pilihan rakyatnya.. agar pembangunan bisa berjalan dengan baik tanpa diwarnai dengan intrik-intrik akibat kekecewaan akibat kekalahan.. makanya jangan niat berjudi dalam pemilihan.. repot kalo kalah
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.