JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin menilai gejolak yang terjadi di Mesir tidak akan terjadi di Indonesia. Pasalnya pemberontakan warga Mesir terjadi karena kepemimpinan otoriter Presiden Hosni Mubarak.
"Yang dihadapi di Mesir saat ini sama dengan yang kita hadapi pada era reformasi di tahun 1998. Tapi, kejadian di Mesir ini konteksnya berbeda dan sulit terjadi lagi di Indonesia. Ini karena kemiskinan yang sudah merajalela,” kata Din Syamsudin usai menghadiri HUT Nasional Demokrat di Senayan, Jakarta, Selasa (1/2/2011) malam.
Menurut Din, aksi demonstrasi besar-besaran di Mesir karena banyaknya praktik ketidakadilan di masyarakat. Apalagi, pemerintahan di Mesir terkenal otoriter dan gagal menyejahterahkan masyarakat karena praktik korupsi.
Din menambahkan, gejolak di Mesir menjadi pelajaran pemimpin di dunia dimana rakyat merupakan pemegang kekuasaan sebenarnya. "Kejadian di Mesir dan Tunisia ini menjadi pelajaran bagi rezim yang berkuasa agar tidak bermain-main dengan kekuasaan," katanya.
(Ferdinan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.