Sejak Tahun 2010 Terjadi 19 Kekerasan Agama

|

ilustrasi

Sejak Tahun 2010 Terjadi 19 Kekerasan Agama

JAKARTA - Pihak Kepolisian mencatat terjadi sembilan belas kasus tindak kekerasan terkait dengan pelanggaran kebebasan beragama sejak tahun 2010 hingga Februari tahun ini. Kapolri Jendral Pol Timur Pradopo mengatakan salah satu penyebab tindakan kekerasan yakni menurunnya rasa kepedulian, kepekaan masyarakat terhadap situasi keamanan di wilayah mereka.

 

“Sehingga masyarakat mudah terprovokasi dan dimanafaatkan oleh pihak-phak yang kurang bertanggungjawab,” katanya dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di gedung DPR Jakarta, Rabu (9/2/2011).

 

Mantan Kapolda Jawa Barat ini menjelaskan, pada tahun 2010 terjadi enam belas kasus kekerasan agama dimana tujuh di antaranya terkait dengan kegiatan aliran Ahmadiyah. Adapun kasus kekerasan tertinggi terhadap pengikut Ahmadiyah paling banyak terjadi di wilayah Jawa Barat sebanyak lima kasus yaitu di Bogor tiga kasus, Cirebon satu kasus dan  Kuningan satu kasus. Sisanya terjadi di Jakarta dan Ketapang Nusa Tenggara Barat masing-masing satu kasus.

 

Sedangkan yang terkait dengan pelanggaran aliran agama terjadi sebanyak sembilan kasus. Lima kasus terjadi di wilayah Bogor dan masing-masing satu kasus di Paser Kalimantan Timur, Jakarta, Kendal dan Kota Bumi Lampung Utara.

 

"Sedangkan pada 2011 terjadi tiga kasus. Yaitu dua kasus terkait Ahmadiyah yang terjadi di Makasar dan Banten, satu kasus terkait dengan putusan sidang pelaku penistaan agama di Temanggung," tambahnya. (abe)

(hri)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Belasan Rumah di Belakang Tamini Square Terbakar