Kapan TKI di Kolong Jembatan Dipulangkan?

|

Ilustrasi

Kapan TKI di Kolong Jembatan Dipulangkan?

JAKARTA - Respons pemerintah untuk memulangkan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang tinggal di kolong jembatan Kandahar, Jeddah, Arab Saudi dinilai lambat. Padahal, sejauh ini pemerintah sudah memulangkan ribuan TKI dari Mesir.

"Apakah TKI yang ada di (Arab) Saudi atau Yordania harus menunggu kerusuhan dulu, baru dipulangkan," kata Pengamat Ketenagakerjaan Janzy Sofyan dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (11/2/2011).

Data migrant care mencatat, setidaknya terdapat 200-an TKI yang terlantar di kolong Jembatan Kandahar, Jeddah Arab Saudi, yang hingga kini masih bertahan. "TKI yang tinggal dibawah jembatan ini terancam nyawanya, terbuka begitu, kalau ada yang menculik bagaimana," ujarnya.

Menurut Janzi, dalam persoalan ini Kementerian Luar Negeri terkesan membiarkan TKI tetap menjadi gelandangan di Arab Saudi.

"Giliran ada TKI yang terlantar Deplu tidak reaktif. Kita melihat tidak ada sinkronisasi antara unsur-unsur pemerintah di dalam menangani setiap permasalahan WNI di luar negeri. Harusnya Deplu tidak boleh tebang pilih tidak boleh diskriminasi, karena setiap WNI yang teraniaya yang terancam nyawanya harus diselamatkan," paparnya.

Padahal, kata dia, penerimaan negara dari TKI ini cukup besar. "Ada uang yang disetorkan ke negara sebesar US$ 26 plus asuransi Rp400 ribu dan USD 11 itu dibayar ketika perjanjian ditandangani di KBRI atau KJRI dan USD15 ketika dia akan berangkat. Ini sudah berjalan puluhan tahun dan kemana dana itu," jelasnya.

"Tidak ada alasan jika pemerintah tidak memulangkan TKI, dananya ada kok," tutupnya.  

(ded)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Situs Resmi Suzuki di Indonesia Alami Penyegaran