PROBOLINGGO- Gunung Bromo hingga hari ini masih menggeliat. Kegempaan cenderung fluktuatif, namun suara gunung masih terjadi disertai muntahan material pijar.
Petugas pos pengamatan Cemoro Lawang, Probolinggo, Muhammad Subhan, mengatakan masih terjadi gempa tremor di Gunung Bromo.
Data seismograf menyebutkan gempa teremor terus menerus dengan amplitudo maksimal 38 hingga 40 milimeter.
“Sejak pukul 00.00-06.00 WIB sudah terjadi letusan sebanyak tujuh kali disertai keluarnya abu vulkanik dan lontaran material pijar setinggi 300 meter dengan jarak jangakaun 500 meter dari bibir kawah,” beber Subhan, Jumat (18/2/2011).
Suara gemuruh dan dentuman masih kerap terjadi. Ketinggian asap dengan tekanan sedang hingga kuat mencapai 600 hingga 800 meter ke arah Sumber, Probolinggo.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) belum bisa memastikan sampai kapan erupsi Gunung Bromo berakhir. Karena itu, masyarakat yang berdomisili di daerah terdampak erupsi, diimbau selalu waspada dan menjaga kesehatan dengan menggunakan masker.
Status Gunung Bromo masih pada level 3 atau Siaga dengan jarak aman 2 kilometer dari bibir kawah. Daerah tersebut harus steril dari aktivitas warga maupun wisatawan.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.