tragedi sukhoi

ICW Ancam Laporkan Polri ke Presiden

Misbahol Munir - Okezone
Senin, 21 Februari 2011 07:46 wib

JAKARTA - Indonesian Corruption Watch (ICW) akan menyurati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) karena tidak ada usaha penegak hukum untuk membongkar dugaan adanya rekening gendut milik perwira tinggi Polri.

"Kami akan lapor ke Presiden langsung, ya dengan kirim surat lah," kata Emerson Juntho, saat dikomfirmasi Okezone, Minggu (20/2/2011).

Menurut Emerson, ICW akan mengupayakan dalam minggu ini untuk mengirimkan surat ke Presiden. "Ya, kita upayakan dalam pekan ini," sambungnya.

Emerson juga mempertanyakan tentang perkataan Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Boy Rafli Amar yang mempersilahkan ICW untuk menindaklanjuti temuan rekening gendut milik perwira Polri tesebut.

"Seharusnya pihak kepolisian yang menindaklajutinya, bukan kami. Kita malah mempertanyakan itu," pungkasnya.

Sampai saat ini isu rekening gendut milik beberapa perwira tinggi Polri yang telah dilaporkan ICW belum ada titik terang. ICW menilai langkah-langkah penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus ini sama sekali tidak ada peningkatan dan menilai Polri seakan-akan sudah menutupi kasus ini. Mabes Polri telah didesak membuka 17 rekening milik perwira dengan melakukan sidang ajudikasi di Komisi Informasi Pusat, namun sidang yang sudah digelar tiga kali tidak memberikan hasil yang maksimal, jawaban perwakilan Mabes Polri yang hadir dalam sidang tersebut sama sekali tidak memberikan jawaban yang memuaskan.
(ugo)

  • bambang sunggono » 0 Tanggapan
    Wah klo rekening gendutnya kebongkar, mrk gak bakalan gendut lgi, jdi ga seksi donk, malah-2 bisa jdi kurus atau 'nyengangik' kt orang jawa, sungguh kasihan ...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ima » 1 Tanggapan
    penegak hukum seharusnya lebih obyektif.ingat indonesia ini negara hukum tak ada seorang yang kebal hukum disini.
    • eddy
      Hukum hanya berlaku bagi orang = 2 orang kecil dan susah yg tidak mengerti hukum
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.